Yamaha

Depok Butuh 33 Relawan untuk Pemulasaraan Jenazah Covid-19

  Jumat, 16 Oktober 2020   Budi Cahyono
Warga mempraktikkan pemulasaran jenazah Covid-19 di ruang isolasi mandiri Kampung Tangguh Nusantara di Kelurahan Kebon Kangkung, Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa (16/6/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok membutuhkan 33 orang untuk relawan pemulasaran jenazah Covid-19.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Damkar dan Penyelamatan  Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk mengatakan, saat ini relawan pemulasaraan jenazah Covid-19 kekurangan personel. Sebelumnya terdapat 35 orang, namun kini hanya tersisa 11 orang.

"Saya akui memang kami kekurangan, tetapi kami memaksimalkan personel yang ada," ujar Denny di Kantor Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Jumat (16/10/2020).

Menurut Denny, bagi masyarakat yang ingin bergabung untuk tugas kemanusiaan ini, bisa mendatangi kantor Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok di Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC).

"Kemudian menuju Bidang Penanggulangan Bencana. Untuk syaratnya maksimal berusia 40 tahun serta sehat jasmani dan rohani," terangnya.

Dia menambahkan, demi menjaga semangat relawan, pihaknya memberikan honor sebesar Rp 1,5 juta bagi setiap tim yang ada di kecamatan. Setiap tim diisi empat sampai lima orang.

"Jadi, anggaran untuk relawan itu kami siapkan berdasarkan per kejadian. Untuk satu jenazah, kami berikan stimulan Rp 1,5 juta," pungkas Denny.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar