Yamaha

CFD Masih Libur, Yuk Wisata Gratis ke Taman Kota di Jaktim

  Minggu, 18 Oktober 2020   Aini Tartinia
Taman Apung, salah satu dari 4 taman kota di Jakarta Timur. (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Meskipun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah mengakhiri pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat dan kembali ke PSBB Transisi hingga 25 Oktober 2020, kegiatan car free day (CFD) masih belum dibuka.

Jangan bingung, lebih baik wisata kreasi ke taman kota di Jakarta! Bagi kalian yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, saudara, teman ataupun santai sendiri sembari berjalan-jalan di udara terbuka, menghirup udara segar, kalian bisa datang ke-4 taman kota di Jakarta Timur yang sudah dibuka di masa PSBB transisi ini :

1. Taman Delonix

Taman yang dibangun oleh Dinas Kehutanan DKI Jakarta tersebut sudah bisa dinikmati warga mulai Januari 2020. Lokasinya terletak di Jalan Tipar, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Taman Delonix memiliki luas tanah 8.250 meter persegi dan memiliki fasilitas bermain anak yang lengkap. Seperti wahana bermain anak, lapangan futsal, jogging track dan toilet. Taman ini sangat membantu dalam fasilitas para orang tua untuk mengajak para buah hati bermain di luar ruangan.

2. Taman Apung

Taman Apung berada di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.  Taman terbuka publik ini sangat asri untuk refreshing bagi warga Jakarta yang tinggal di sekitarnya. Akses ke Taman Apung gratis, loh. Selain itu, dengan adanya beberapa fasilitas publik, security dan pemandangan danau kecil di Taman Apung ini nyaman untuk dikunjungi saat pagi atau sore hari.

3. Taman Piknik

Bak oase di tengah padang pasir, Taman Piknik di Jalan Manunggal II, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur ini menawarkan kesegaran di balik hiruk-pikuk kemacetan Jalan Raya Kalimalang. Lokasi taman ini memang tak begitu jauh dari jalan yang menghubungkan Jakarta dan Bekasi, Jawa Barat tersebut.

AYO BACA : Taman Lapangan Banteng Siap Dibuka untuk Jogging Track

Luas 1,4 hektare dengan hamparan rumput hijau terlihat menggoda untuk diduduki. Sesuai namanya, para pengunjung memang ditawarkan berpiknik di hamparan rumput tersebut.

4. Taman PPA

Taman PPA berlokasi di Jl.PPA Depsos RT 3 RW 1 Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Selain sebagai ruang terbuka hijau,Taman PPA dapat juga digunakan sebagai ruang ketiga, dan sangat cocok untuk sejenak melepas kejenuhan selama seharian beraktifitas .

Sebelumnya, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta kembali membuka 16 taman di Jakarta. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Ivan Murcahyo menjelaskan, taman kota yang dibuka dipilih berdasarkan sejumlah ketentuan.

Ketentuan tersebut diantaranya tidak berada di zona merah RW maupun kelurahan, memenuhi prosedur tetap, dan aksesnya mudah dijangkau.

"Memang belum semua taman, kami lakukan bertahap. Jika mematuhi prosedur serta protokol kesehatan dan keadaan membaik akan lebih banyak taman yang akan dibuka," ucap Ivan, dilansir dari beritajakarta.id, Rabu (14/10/2020).

Taman yang dibuka tersebut yakni, Taman Lapangan Banteng, Taman Delonix, Taman Apung, Taman PPA, Taman Piknik, Taman Cattleya, Taman Green Garden, Taman Jalur Hijau Kosambi.

Selain itu, juga ada Taman Mataram, Taman Kebagusan I, Taman Tabebuya, Taman Swadarma, Taman Gandaria Tengah, Taman Sungai Kendal, Taman Sarang Bango, dan Taman Bintaro yang kembali dibuka.

Ivan mengatakan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI sudah menyiapkan prosedur dan protokol mengunjungi taman pada masa PSBB Transisi.

AYO BACA : Taman di DKI Buka Bertahap dan Terbatas

Dia merinci, pengunjung wajib mengisi daftar hadir di taman, melakukan cek suhu tubuh, menerapkan 3M dan dianjurkan membawa hand sanitizer, serta mengikuti arah tempuh yang sudah ditentukan dan selalu bergerak.

Berikut Ayojakarta rangkum terkait prosedur dan protokol bagi pengunjung yang berniat untuk menghabiskan waktu di taman-taman tersebut:

Berikut Ayojakarta rangkum terkait prosedur dan protokol bagi pengunjung yang berniat untuk menghabiskan waktu di taman-taman tersebut:

1.      Pengunjung tidak diperkenankan menggunakan tempat duduk, sarana alat olahraga, dan permainan anak;

2.      Tidak ada kegiatan yang mengundang kerumunan massa

3.      Anak usia 9 sampai 10 tahun, lansia atau di atas usia 60 tahun, dan memiliki penyakit bawaan untuk sementara dilarang masuk;

4.      Pengunjung tidak diperkenankan membawa kendaraan bermotor karena area parkir ditutup;

5.      Apabila sakit atau suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat celcius dapat segera kembali ke rumah dan memeriksakan diri ke layanan kesehatan;

Ivan juga menegaskan kepada warga Ibu Kota untuk memilih taman yang berdekatan dengan rumahnya.

 "Kami imbau warga menggunakan fasilitas taman yang berlokasi dekat dengan rumah," pungkasnya.

AYO BACA : Museum Taman Prasasti Seharusnya Tenang, Tempat untuk Bermenung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar