Yamaha

Senin, Layanan KRL Kembali Normal hingga Pukul 00.00 WIB

  Minggu, 18 Oktober 2020   Aini Tartinia
Suasana lengang pemberangkatan KRL jalur 1 jurusan Bogor, Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, saat jam sore. (Ayojakarta/Aini Tartinia)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek kembali beroperasi normal seperti jadwal sebelum pandemi Covid-19 mulai Senin, 19 Oktober 2020.

Perjalanan KRL kembali normal melayani pengguna mulai pukul 04.00 hingga menjelang pukul 00.00 WIB.

"Dengan jam layanan KRL yang kembali normal, PT KCI mengoperasikan 993 perjalanan setiap hari dengan 91 rangkaian kereta," kata VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/10/2020).

AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: Jumlah Pengguna KRL Merosot 21 Persen

Meski demikian, pembatasan kapasitas pengguna di tiap kereta tidak berubah, yaitu 74 orang per kereta atau sekitar 40% dari kapasitas pengguna KRL.

"Dengan penyesuaian operasional KRL Commuter Line ini PT KCI mengajak pengguna KRL dapat mengatur jadwal keberangkatannya, terutama pada jam sibuk sore hingga malam hari agar terhindar dari kepadatan di dalam kereta maupun stasiun," ujarnya.

Jadwal yang kembali normal ini membuat para pengguna memiliki lebih banyak pilihan sehingga tidak perlu memaksakan diri untuk masuk ke dalam kereta yang telah penuh karena khawatir tertinggal jadwal kereta terakhir.

AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: Hari Kedua PSBB, KRL Lebih Lengang

Informasi jadwal dan kondisi kepadatan di stasiun dapat dilihat melalui aplikasi KRL Access versi terbaru. Dengan informasi yang tersedia melalui aplikasi maupun marka-marka jaga jarak aman yang sudah tersedia di seluruh stasiun dan KRL.

PT KCI juga mengajak pengguna untuk dapat mengikuti demi menerapkan protokol 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) secara maksimal, tanpa perlu selalu diingatkan maupun diawasi oleh petugas.

"PT KCI mengajak pengguna membiasakan cuci tangan dengan telah menyediakan wastafel tambahan di seluruh stasiun yang melayani KRL," ajak Anne.

Dalam menerapkan 3M saat ini, kata dia, pengguna KRL telah disiplin menggunakan masker yang efektif untuk mencegah droplet. Para pengguna juga sadar pentingnya mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun saat hendak naik KRL maupun sesudah turun dari kereta.

Dengan jumlah perjalanan KRL yang mulai Senin (19/10/2020) kembali mencapai 993 perjalanan setiap harinya, PT KCI mengharapkan kerja sama yang lebih baik dari pengguna dalam mewujudkan jaga jarak aman sesama pengguna.

Berbagai protokol kesehatan yang diterapkan oleh PT KCI merupakan bentuk upaya bersama agar masyarakat dapat kembali berkativitas dengan sehat. Dengan protokol kesehatan yang maksimal serta kerja sama baik dari seluruh penggunanya, KRL dapat menjadi pilihan transportasi aman dan sehat selama masa pandemi Covid-19.

AYO BACA : Ternyata Usia KRL Jabodetabek Hampir 100 Tahun, Lokomotif Listrik Paling Tua Namanya Bonbon

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar