Yamaha

VAKSIN COVID-19: Warga yang Menolak Divaksin akan Didenda

  Senin, 19 Oktober 2020   Budi Cahyono
ilustrasi (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Warga yang menolak diberikan vaksin akan didenda maksimal Rp5 juta. Soal denda dan sanksi tersebut diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan Corona DKI Jakarta yang sudah diberlakukan.

Dalam perda tersebut diatur tentang vaksinasi dan tes corona. Dalam pasal 31 Perda tersebut, warga yang tak mau divaksin ketika vaksin sudah keluar akan dianggap melakukan tindakan pidana. Hukumannya adalah dijatuhi sanksi denda maksimal Rp 5 juta.

AYO BACA : Kamis, Simulasi Penyuntikkan Vaksin untuk Warga Jabar Dilakukan di Depok

"Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5,000,000," demikian bunyi Perda tersebut, Senin (19/20/2020).

Selain itu dalam pasal 29, diatur juga sanksi pidana bagi warga yang tak mau diminta melakukan tes Covid-19. Tindakan ini dianggap pidana dan didenda maksimal Rp 5 juta.

AYO BACA : Libur Panjang Akhir Bulan, Jokowi Ingatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

"Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction atau Tes Cepat Molekuler, dan/atau pemeriksaan penunjang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00," tulis Perda tersebut.

Kepala Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jakarta, Pantas Nainggolan mengatakan nilai sanksi denda yang diatur merupakan jumlah maksimal.

Nantinya hakim akan memberikan hukuman denda tergantung situasinya. Bisa saja dibebaskan tanpa denda atau hanya membayar Rp50 ribu.

"Bisa saja melihat situasi, hakim mungkin tidak menghukum tidak apa-apa. Membebaskan, bisa. Bisa juga melihat kondisi mungkin hanya Rp50 ribu," pungkasnya.

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Berkaca pada Demo UU Cipta Kerja, Jokowi Minta Komunikasi Publik Vaksin Jangan Tergesa-gesa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar