Yamaha

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Pesan Mendagri Tito Karnavian

  Selasa, 20 Oktober 2020   Fitria Rahmawati
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian / instagram

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Libur panjang Oktober hingga awal November perlu diantisipasi agar tidak lagi menjadi kasus klaster penularan corona saat liburan. Ini diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

AYO BACA : Polisi 26 Tahun di Selayar Meninggal Tertembus Peluru di Dada Kiri

Tito meminta kepala daerah untuk jaga pertahanan daerah dalam libur panjang pekan depan. Ia berpesan agar para kepala daerah mengantisipasi mobilitas masyarakat yang berpotensi menjadi media penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir bulan ini. Diketahui akan ada lima hari libur pada 28 Oktober sampai 1 November nanti.

AYO BACA : HASIL PSG VS MANCHESTER UNITED: Gol Neymar atau Mbappe? (Live SCTV Liga Champions 21 Oktober)

“Pengalaman kita sebelumnya saat libur-libur terjadi mobilitas yang tinggi. Masyarakat bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain, dan pergerakan masyarakat ini bisa menimbulkan penularan, media penularan (Covid-19),” kata Tito dilansir dari hops.id dalam Suara.com - jaringan Ayojakarta, Senin (19/10/2020).

Tito meminta agar kepala daerah mewaspadai mobilitas masyarakat melalui mekanisme pertahanan daerah.

“Kita harapkan kepala daerah dan forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah) menjaga betul mekanisme pertahanan daerah masing-masing, yang selama ini sudah berjalan seperti pada waktu liburan Lebaran yang lalu,” kata dia.

“Warga-warga yang datang dari luar, mereka diyakinkan sudah melaksanakan tes (Covid-19) dan kemudian ketika berinteraksi dengan warganya di daerah itu mereka tidak menjadi penular,” imbuhnya.

AYO BACA : Antisipasi Demo, KA Jarak Jauh dari Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar