Yamaha

BNN Kota Tasik Gerebek Pemilik Puluhan Batang Ganja

  Selasa, 20 Oktober 2020   Budi Cahyono
BNN Kota Tasikmalaya menggerebek pemilik rumah yang menanam pohon ganja di polybag di Kampung Cisirah, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/2020. (AyoTasik.com/Heru Rukanda)

AYO BACA : Ganja Likuid Dijual Satu Botol Rp400 Ribu

AYO BACA : Pria di Kemang Tanam Ganja Hasil Beli Bibit Online

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM -- Badan Narkotika  Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya menggerebek pemilik puluhan batang pohon ganja yang ditanam di polybag sebuah rumah Kampung Cisirah, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/2020).

Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman mengatakan, puluhan pohon ganja yang ditanam dalam polybag ini tingginya bervariasi mulai dari tinggi 15 centimeter hingga 2 meter.

"Kami melakukan penyelidikan selama lebih kurang 2 bulan. Hari ini kami temukan 45 batang pohon ganja di atas dak belakang rumah," ujar Tuteng.

Menurutnya, penggerebekan ini setelah pihaknya mendapatkan sampel dari tersangka dengan cara membelinya yang kemudian terkonfirmasi narkotika jenis ganja.

"Selama ini tersangka mengaku telah beberapa kali memanen hasil tanaman ganjanya untuk dijual dan dipakai sendiri," ucap Tuteng.

Tuteng menambahkan, dari keterangan tersangka berinisial M (56), dirinya telah puluhan tahun menanam ganja. Selain dipakai sendiri, ganja tersebut dijual ke warga sekitar. Tersangka juga mengakui jika memakai ganja sejak kecil.

"Ada 5 tersangka yang berhasil kami amankan dalam kasus temuan pohon ganja ini. Ke-5 nya warga Kecamatan Kadipaten dan 3 warga Kecamatan Ciawi," ungkap Tuteng.

Hasil panen mereka selain dikonsumsi sendiri, selama ini telah dijual di wilayah Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya dan beberapa luar daerah di dekat Tasikmalaya.

"Beberapa kali telah panen hasil tanamannya dijual di wilayah Ciawi dan beberapa luar daerah dekat Tasikmalaya. Mereka juga sering di rumah tersangka memakai barang haram tersebut secara ramai-ramau bersama teman-temannya," tambah Tuteng.

Dalam penggerebekan ini pihak BNN dibantu oleh petugas Kepolisian, TNI dan pemerintah daerah setempat menelusuri beberapa lokasi yang disinyir dijadikan kebun ganja.

"Pohon ganja yang ditanam tersangka M berasal dari biji yang didapatkan dari ganja yang dibelinya, kemudian ditanam oleh tersangma," ujarnya.

Kini, ke 5 tersangka telah diamankan petugas BNN berikut barang bukti dan masih dimintai keterangan di lokasi penggerebekan.

Para tersangka dijerat Undang-undang Narkoba Pasal 111 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. (Heru Rukanda)
 

AYO BACA : BNN Indikasi Napi LP Tangerang Kontrol Peredaran Ganja 250 Kg di Jakarta

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar