Yamaha

LIGA 1: Kompetisi Tidak Jelas, Persiraja Pilih Kembali ke Aceh

  Kamis, 22 Oktober 2020   Budi Cahyono
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat menghadiri Extraordinary Club Meeting di Royal Ambarukmo Hotel, Selasa (13/10/2020), malam. (Ayojakarta/dok PSSI)

BANDA ACEH, AYOJAKARTA.COM – Lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 hingga kini masih belum ada kejelasan. Polri belum memberikan izin keramaian terkait penyelenggaraan kompetisi.

Salah satu tim Liga 1 yang memilih home base di Yogyakarta, Persiraja Banda Aceh memilih kembali ke Aceh karena melihat kompetisi masih belum jelas.

AYO BACA : Nasib Liga Tidak Jelas, Mental Bertanding Persib Anjlok

Fakrurrazi Quba dan kawan-kawan hampir satu bulan berada di Yogyakarta untuk menggelar sesi latihan dan memilih Yogyakarta sebagai tempat bertanding jika dipusatkan di Pulau Jawa.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani membenarkan bahwa timnya sudah diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan.

AYO BACA : LIGA 1: Presiden Klub Persiraja Respons Hasil Rapat Klub di Yogyakarta

“Pemain sudah kita bubarkan, pemain Aceh pulang ke Aceh dan yang lain pulang ke daerah masing-masing, termasuk pemain asing akan pulang ke negaranya,” kata Rahmat Djailani, melalui keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Kamis (22/10/2020).

Rahmat menyebut, pemain sudah mulai pulang ke daerah masing-masing mulai hari ini. Pemain yang berasal dari Aceh akan kembali ke Aceh pada Minggu (25/10/2020).

“Kita sudah tidak bisa berharap banyak lagi untuk lanjutan kompetisi di tahun ini. Tentu saja ini keputusan yang sangat berat di tengah kondisi tim yang sedang bagus dan kita terpaksa harus membubarkan tim karena kompetisi yang belum jelas. Ketika kompetisi sudah pasti nantinya, kita akan panggil kembali semua pemain,” sambung Rahmat.

Sebelumnya, PSSI dan PT LIB dalam pertemuan dengan klub beberapa waktu lalu belum bisa memastikan kapan keputusan kompetisi akan digulir kembali.

PSSI hanya memberi gambaran kompetisi akan dijalankan pada 1 November jika mendapat izin, atau 1 Desember 2020, atau 1 Januari 2021. Hal ini yang membuat Persiraja memilih untuk tidak bertahan lebih lama lagi Yogyakarta.

AYO BACA : LIGA 1: Kompetisi Tidak Jelas, PSIS Semarang Merugi Rp7,5 Miliar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar