Yamaha

PENGUMUMAN PRAKERJA GELOMBANG 11: Seminggu Lagi Buka?

  Jumat, 23 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi kartu prakerja/ dok

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Hingga hari ini, belum ada kejelasan mengenai tanggal pasti dibukanya Kartu Prakerja gelombang 11. Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, pihaknya belum mengetahui kapan tanggal pasti pembukaan gelombang 11. Ayojakarta

“Belum ada (informasi terkait gelombang 11),” ujar Louisa kepada, Selasa (20/10/2020).

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Kartu Prakerja gelombang 11 akan dibuka pada akhir Oktober. Hal ini dikatakan oleh Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, Rudy Salahuddin.

"Intinya kita terbuka dan siap apabila kita diminta untuk membuka gelombang 11. Kita harus segera mengerjakan, tapi mungkin sebelum akhir bulan Oktober ini kita harus menyelenggarakan untuk pembukaan gelombang ke 11,” jelas Rudy dalam Webinar Kartu Prakerja, Rabu (14/10/2020).

Namun, Ayojakarta memprediksi dari pola yang biasanya digunakan, bahwa pembukaan Kartu Prakerja gelombang 11 akan dibuka setelah proses pencabutan penerima Kartu Prakerja gelombang 10 selesai dilakukan. Prediksi ini semakin diperkuat dengan pernyataan Rudy pada kesempatan yang sama.

Rudy mengatakan, kuota yang nantinya akan dipakai untuk peserta di gelombang 11 berasal dari kuota peserta di gelombang 1 hingga 10, yang kepesertaannya dicabut karena melanggar aturan. 

Pelanggaran aturan yang dimaksud adalah para peserta tidak membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari sejak ditetapkan menjadi penerima Kartu Prakerja.

“Jadi gelombang 11 itu, sebenarnya kita juga masih ada yang dicabut kepesertaannya. Dan itu sudah dikembalikan ke Kementerian Keuangan anggarannya. Nah kami masih menunggu keputusan dari Komite Cipta Kerja, dalam waktu dekat mungkin akan diumumkan," tegasnya.

Lantas, kapan pencabutan kepesertaan gelombang 10 selesai? Berdasarkan pengamatan yang ditelusuri Ayojakarta pada timeline pencabutan kepesertaan di gelombang-gelombang sebelumnya, kemungkinan gelombang 11 akan dibuka setelah tanggal 29 Oktober 2020.

AYO BACA : JADWAL PENCAIRAN BLT GURU HONORER: Proses Kajian Masih Berjalan di Kemendikbud dan Kemenag

Mengapa demikian? Berdasarkan pengamatan, proses pencabutan status penerima Kartu Prakerja gelombang 7 selesai dilakukan pada 9 Oktober, lalu gelombang 8 pada 15 Oktober, dan gelombang 9 pada 23 Oktober.

Terdapat pola rentan waktu yang dilakukan oleh Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja yaitu 7 dan 8 hari. Hal inilah yang mendasari Ayojakarta untuk memprediksi bahwa proses pencabutan kepesertaan gelombang 10 akan berakhir pada 29 Oktober 2020. 

Selagi menunggu tanggal pasti, calon pendaftar wajib menyiapkan dokumen dan memperhatikan beberapa syarat untuk proses pendaftaran gelombang 11. Syarat-syarat ini wajib diperhatikan agar dapat menjadi modal untuk lolos menjadi penerima Kartu Prakerja dan mendapatkan insentif.

Bagi pendaftar yang ingin lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, harap memperhatikan persyaratan berikut:

1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK

3. Tanggal lahir harus sesuai KTP

4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai)

5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi

AYO BACA : Apakah Vaksin Mengandung Babi dan Dibuat dalam Waktu Singkat? Cek Faktanya di Sini!

6. Alamat sesuai KTP

7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda)

8. Jenis kelamin

9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan

10. Status kebekerjaan

11. Foto KTP atas milik pendaftar.

Ke-11 poin di atas merupakan 'modal utama' bagi pendaftar Kartu Prakerja. Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dimasukkan dengan data yang diperoleh Manajemen Pelaksana, maka proses pendaftaran peserta bisa menjadi alasan mengapa peserta tersebut tidak lolos.

Selain itu, ada juga beberapa persyaratan khusus yang dapat diprioritaskan menjadi penerima Kartu Prakerja. Beberapa persyaratan khusus tersebut yaitu mereka yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada beberapa kesempatan yang lalu.

Nantinya, pendaftar terpilih berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp 3,55 juta. Adapun rinciannya yaitu Rp 1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan, dan Rp 150 ribu dari survei atau rating yang diberikan. 

AYO BACA : Sempat Viral, Pembuang Sampah di Sungai Kalimalang Bekasi Menyerahkan Diri

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar