Yamaha

Libur Panjang, Kota Bogor Perketat Protokol Kesehatan

  Jumat, 23 Oktober 2020   Husnul Khatimah
Pemkot Bogor bersama TNI, Polri pihaknya akan memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di beberapa titik rawan penyebaran, terutama tempat berkumpulnya massa atau kerumunan jelang libur panjang Oktoer hingga awal November ini/ dok

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM -Pemerintah pusat mengimbau semua pemerintah daerah agar mengantisipasi penyebaran Covid-19 dimasa libur oaniang 28-30 Oktober dengan penerapan protokol kesehatan ketat, tak terkecuali Pemerintah Kota Bogor. 

"Sesuai dengan arahan Menkopolhukam agar setiap kepala daerah mengantisipasi cuti bersama dari 28-30 Oktober," ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, usai mengikuti Rakor Persiapan Libur Panjang Balai Kota Bogor, Kamis (22/10/2020).

Dedie mengatakan, meski cuti bersama dari 28 Oktober, ada kemungkinan sebagian besar masyarakat memanfaatkan libur panjang dari awal minggu, yakni 25-31 Oktober mendatang. 

Untuk itu, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk mengantisipasi kaitan dengan pola perjalanan masyarakat ke tempat wisata, hotel, atau tujuan lain seperti mudik mengingat waktunya cukup panjang.

"Koordinasi TNI, Polri dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bisa sedapat mungkin menekan potensi penularan Covid-19," kata Dedie.

AYO BACA : PENGUMUMAN PRAKERJA GELOMBANG 11: Seminggu Lagi Buka?

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor ini menjelaskan, bersama TNI, Polri pihaknya akan memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di beberapa titik rawan penyebaran, terutama tempat berkumpulnya massa atau kerumunan. 

Selain itu, pihaknya juga akan mengikuti  arahan dari Kepala Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Doni Monardo agar sebelum dan sesudah cuti bersama dilakukan rapid atau swab test.

"Ini agar potensi menularnya Covid-19 seperti yang terjadi pasca idul Fitri tidak terjadi," tegas Dedie.

Dedie menambahkan, Pemkot Bogor tidak akan melarang ataupun membubarkan kegiatan masyarakat saat waktu cuti bersama, namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jika memungkinkan masyarakat dihimbau untuk liburan sehat di rumah saja.

"Kami dukung arahan dari pemerintah pusat dan semoga tidak ada peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor," katanya.

AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Bogor Bertambah 34

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar