Yamaha

PENGUMUMAN PEMBUKAAN PRAKERJA GELOMBANG 11: Pantengin Informasi, Pelajari Cara Daftar & Siapkan Syarat Pendaftaran

  Jumat, 23 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
PENGUMUMAN PEMBUKAAN PRAKERJA GELOMBANG 11: Pantengin Informasi, Pelajari Cara Daftar & Siapkan Syarat Pendaftaran (ilustrasi)/prakerj.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pembukaan program Kartu Prakerja gelombang 11 masih menjadi tanda tanya. Namun, kabar bahwa program akan berlanjut pada akhir Oktober semakin menguat. Kalian yang ingin mengikuti program tersebut, disarankan mengikuti terus informasi dari media sosial Kartu Prakerja dan siapkan dokumen yang menjadi syarat pendaftaran.

Pengumuman pembukaan Prakerja gelombang 11 termasuk dicari oleh khalayak. Hal itu bisa diketahui Ayojakarta dengan menelusuri Google Trends. Pencarian atas kata kunci Prakerja jauh di atas keyword BLT (bantuan langsung tunai), Kartu Jakarta Pintar (KJP), vaksin, bahkan Covid-19.

Sementara itu, ada anggaran sekitar Rp1,22 triliun yang tersisa dari pelaksanaan gelombang 1 sampai gelombang 8. Dana tersebut tidak tersalurkan pada Prakerja gelombang 1 sampai 8 karena penerima melanggar Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020. Hal itu memperkuat rumor bahwa pengumuman pembukaan Prakerja gelombang 11 akan dilakukan akhir Oktober ini.

Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, Rudy Salahuddin, mengatakan bahwa dana Rp1,22 triliun telah dikembalikan ke rekening kas umum negara. Selain itu, dia juga menuturkan bahwa jumlah nominal tersebut nantinya untuk membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11.

“Kemungkinan iya (dana yang dikembalikan) akan digunakan untuk batch 11,” kata Rudy, Jumat (22 Oktober 2020).

Jumlah peserta yang gagal menerima insentif tidak hanya dicabut status kepesertaannya, melainkan juga akan dimasukkan ke dalam daftar hitam oleh Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Sehingga, mereka tidak dapat mendaftar kembali di program Kartu Prakerja periode berikutnya.

Adapun alasan pencabutan status kepesertaan karena mereka tidak membeli pelatihan pertama melebihi 30 hari sejak nomor Kartu Prakerja dan nominal saldo sebesar Rp 1 juta masuk ke dashboard mereka.

Saat ini terdapat 344.959 orang yang status kepesertaannya dicabut. Jumlah tersebut didapat dari gelombang 1 hingga 8, dan masih akan terus bertambah. Mengingat masih ada proses pencabutan peserta di gelombang 9 dan 10.

Selagi menunggu tanggal pasti, calon pendaftar wajib menyiapkan dokumen dan memperhatikan beberapa syarat untuk proses pendaftaran gelombang 11. Syarat-syarat ini wajib diperhatikan agar dapat menjadi modal untuk lolos menjadi penerima Kartu Prakerja dan mendapatkan insentif.

Bagi pendaftar yang ingin lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, harap memperhatikan persyaratan berikut:

1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK

AYO BACA : Hasil El Clasico Barcelona vs Real Madrid Dalam Angka Versi Blaugrana (Liga Spanyol 24 Oktober Sabtu 21.00 WIB)

3. Tanggal lahir harus sesuai KTP

4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai)

5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi

6. Alamat sesuai KTP

7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda)

8. Jenis kelamin

9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan

10. Status kebekerjaan

11. Foto KTP atas milik pendaftar.

Ke-11 poin di atas merupakan 'modal utama' bagi pendaftar Kartu Prakerja. Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dimasukkan dengan data yang diperoleh Manajemen Pelaksana, maka proses pendaftaran peserta bisa menjadi alasan mengapa peserta tersebut tidak lolos.

Selain itu, ada juga beberapa persyaratan khusus yang dapat diprioritaskan menjadi penerima Kartu Prakerja. Beberapa persyaratan khusus tersebut yaitu mereka yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada beberapa kesempatan yang lalu.

Nantinya, pendaftar terpilih berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp3,55 juta. Adapun rinciannya yaitu Rp1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp600 ribu selama 4 bulan, dan Rp150 ribu dari survei atau rating yang diberikan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar