Yamaha

Buruh Bakal Demo Besar-besaran Jika UU Ciptaker Diteken Presiden

  Sabtu, 24 Oktober 2020   Khoirur Rozi
Presiden KSPI, Said Iqbal / Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar demo besar-besaran jika Presiden Joko Widodo menandatangani UU Cipta Kerja. Rencananya, demo tersebut bakal dilaksanakan pada 1 November mendatang.

Hal itu disampaikan Presiden KSPI, Said Iqbal, dalam telekonferensi pers, Sabtu (24/10/2020). Menurutnya, KSPI tetap konsisten menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI beberapa waktu lalu.

AYO BACA : Polres Metro Jakbar Tangkap Komplotan Pengedar Narkoba

"Kalau Presiden menandatangani UU Cipta Kerja, maka tanggal 1 November bisa dipastikan buruh-buruh KSPI akan menyerukan aksi nasional di seluruh Indonesia, Sebanyak 20 provinsi lebih dari 200 kabupaten/kota," kata Said.

Selain menggelar aksi demo, KSPI pada tanggal tersebut juga bakal mengajukan Judicial Review kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Ini dilakukan jika UU Cipta Kerja diteken Presiden.

AYO BACA : Aksi Demo di Jakarta Diamankan 8 Ribu Aparat Keamanan

"Kami akan membawa judicial review atas UU yang telah diberi nomor andaikan tanggal 28 Oktober atau sebelumnya ditandatangani," ujarnya.

KSPI akan menggelar aksinya di depan Istana negara dan Mahkamah Konstitusi. Said menyebutkan demo akan berlangsung sampai UU Cipta Kerja dibatalkan.

"Aksi dilakukan ke Istana dan MK aksi-aksi tersebut sampai kita menang dan dikeluarkan keputusan MK. Tidak ada batas waktu kapan saja kami akan persiapkan aksi-aksi terstruktur, terarah, dan konstitusional," katanya.

AYO BACA : Mahasiswa Demo di Jakarta Tinggalkan Sampah hingga 2,1 Ton

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar