Yamaha

UPDATE COVID-19 NASIONAL: Bertambah 4.070 Kasus Positif (24 Oktober)

  Sabtu, 24 Oktober 2020   Eries Adlin
El Clasico Barcelona vs Real Madrid: Rekor Duel, Prediksi & Gol Ansu Fati (Liga Spanyol, 24 Oktober 2020)/ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Konfirmasi positif kasus baru di Indonesia selama 24 jam terakhir sampai dengan Sabtu 24 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB sebanyak 4.070 kasus.

Dengan tambahan tersebut, total kasus Covid-19 sejak pasien pertama Covid-19 diumumkan pemerintah pada 2 Maret 2020 menjadi sebanyak 385.980 kasus.

Dari total kasus yang ada, sebanyak 309.2199 kasus dinyatakan sembuh. Khusus untuk 24 jam kemarin ada 4.119 kasus yang dinyatakan sembuh.

Kasus konfirmasi positi Covid-19 selama 24 jam itu terbanyak berasal dari DKI Jakarta dengan 1.062 kasus.

Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

17 Oktober: 4.301 kasus

18 Oktober: 4.105 kasus

19 Oktober: 3.373 kasus

20 Oktober: 3.601 kasus

AYO BACA : El Clasico Barcelona vs Real Madrid: Rekor Duel, Prediksi & Gol Ansu Fati (Liga Spanyol, 24 Oktober 2020)

21 Oktober: 4.267 kasus

22 Oktober: 4.432 kasus

23 Oktober: 4.369 kasus

24 Oktober 4.070 kasus

Berbagai upaya dari pemerintah pusat hingga tingkat daerah sudah dilaksanakan hingga pemberian sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan.

Saat ini, pemerintah sedang disibukkan dalam pengembangan vaksin, baik vaksin mandiri bernama Vaksin Merah Putih maupun kerja sama dengan negara lain.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartanto, membeberkan beberapa roadmap pemerintah terkait vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang rencananya mulai dilakukan pada November dan Desember 2020.

Dia mengatakan bahwa beberapa daerah di Indonesia kemungkinan akan mendapatkan prioritas vaksin.

Daerah-daerah tersebut merupakan daerah zona merah dengan tingkat penularan yang besar. Airlangga menyebut daerah seperti Sumatera Utara, Aceh, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Papua Barat, akan mendapatkan prioritas vaksinasi.

“Itu nanti akan dievaluasi juga nanti terkait efektivitasnya,” jelasnya dalam pernyataan persnya, Kamis (22/10/2020).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar