Yamaha

Lapangan Latih JIS Dipasangi Rumput Hybrid

  Sabtu, 24 Oktober 2020   Khoirur Rozi
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) uji coba pemasangan rumput hybrid di lapangan latih Jakarta International Stadium (JIS) / dok

TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) uji coba pemasangan rumput hybrid di lapangan latih Jakarta International Stadium (JIS). Pemasangan rumput ini bertahap mulai dari perataan media tanam, pemadatan media tanam, dan penaburan rumput natural. Setelah itu dilakukan gelar rumput sintetis, top dressing hingga growing period.

Manajer Komunikasi PT Jakarta Propertindo (Jakpro/Perseroda), Arnold Kindangen mengatakan, 

"Satu lapangan latih membutuhkan 19 gulung rumput sintetis. Setiap satu gulungnya memiliki ukuran 109 meter kali 3,9 meter," kata Manajer Komunikasi PT Jakpro Arnold Kindangen dikutip dari Beritajakarta.id, Sabtu (24/10/2020).

Sementara itu, hingga minggu ke-59, progres konstruksi JIS sudah mencapai 31,89 persen. Pembangunan JIS juga berdampak secara ekonomi karena melibatkan sekitar 1.600 pekerja.

AYO BACA : UPDATE COVID-19 NASIONAL: Bertambah 4.070 Kasus Positif (24 Oktober)

"Progres terbaru, mulai hari ini dua lapangan latih JIS sudah mulai dilakukan pemasangan rumput hybrid berstandar internasional. Targetnya Desember tahun ini bisa rampung," katanya.

Seperti diketahui, Proyek Jakarta International Stadium dibangun dengan standar FIFA serta mengimplementasikan konsep Green Building dengan target level Platinum Greenship.

Demi meraih target tersebut, pelaksanaan proyek JIS mengaplikasikan program digital Building Information Modelling (BIM) untuk monitoring secara real time dari proses perencanaan, eksekusi sampai pemeliharaan. Selain itu, sistem ini juga membantu mengawal menuju target penyelesaian, sekaligus untuk mengontrol efisiensi pada biaya.

"Diharapkan, pembangunan Jakarta International Stadium ini dapat menginspirasi banyak orang untuk membangun dengan orientasi pada sustainability, membangun ekosistem yang sehat, serta turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi," imbuhnya.

AYO BACA : Buruh Bakal Demo Besar-besaran Jika UU Ciptaker Diteken Presiden

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar