Yamaha

PEMBUKAAN PRAKERJA GELOMBANG 11: Ini 5 Kelompok Prioritas Penerima Bantuan, Cara Daftar & Syarat Pendaftaran

  Minggu, 25 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
PEMBUKAAN PRAKERJA GELOMBANG 11: Ini 5 Kelompok Prioritas Penerima Bantuan, Cara Daftar & Syarat Pendaftaran (ilustrasi)/prakerja.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM –Program Kartu Prakerja yang sudah meluncur sampai gelombang 10 berpeluang berlanjut ke gelombang 11. Kalian yang nanti masih mau mencoba ikutan, mungkin bisa menyimak tentang siapa kelompok yang diprioritaskan mengikuti program bantuan ini.

Kendati Komite Cipta Kerja (KCK) memberikan sinyal rencana pembukaan Prakerja gelombang 11 pada akhir Oktober, sampai berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi tentang hal itu. Sementara itu, masih banyak masyarakat yang kerap bertanya tentang siapa yang berhak menerima bantuan Program Kartu Prakerja.

Menurut keterangan, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, ada 5 kelompok masyarakat yang menjadi prioritas penerima bantuan. Kriteria kelompok tersebut adalah:

  1. mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih

  2. bekerja pada sektor informal

  3. bekerja pada sektor UMKM

  4. mempunyai gaji yang relatif rendah

  5. mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Lima kelompok yang diprioritaskan untuk ikut program Kartu Prakerja itu disampaikan oleh Denni ketika melakukan perbincangan virtual dengan media, Senin 14 September 2020. Prioritas tersebut bisa dilihat dari isian aplikasi online setiap pendaftar yang melakukan registrasi pada dashboard Kartu Prakerja.

Nantinya, pendaftar terpilih berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp3,55 juta dengan rincian Rp1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp600 ribu selama 4 bulan, dan Rp150 ribu dari survei atau rating yang diberikan.

Terkait dengan pengumuman pembukaan Kartu Prakerja gelombang 11, Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengaku belum mengetahui kapan tanggal pastinya.

“Belum ada (informasi terkait gelombang 11),” ujar Louisa kepada Ayojakarta, Selasa (20 Oktober 2020).

Sebelumnya, Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, Rudy Salahuddin, mengatakan Kartu Prakerja gelombang 11 kemungkinan dibuka pada akhir Oktober 2020. Komte masih menunggu keputusan final dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang sekaligus menjadi Ketua Komite Cipta Kerja, Airlangga Hartanto.

“Intinya kami terbuka dan siap apabila kita diminta untuk membuka gelombang 11. Mungkin sebelum akhir Oktober ini kami harus menyelenggarakan untuk pembukaan gelombang ke 11,” jelas Rudy dalam Webinar Kartu Prakerja, Rabu (14 Oktober 2020).

Menurut Rudy, kuota peserta di gelombang 11 akan berasal dari kuota peserta di gelombang 1 hingga 10 yang kepesertaannya dicabut karena melanggar aturan. Pelanggaran aturan yang dimaksud adalah para peserta tidak membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari sejak ditetapkan menjadi penerima Kartu Prakerja.

“Ada yang dicabut kepesertaannya. Dan itu sudah dikembalikan ke Kementerian Keuangan anggarannya. Nah kami masih menunggu keputusan dari Komite Cipta Kerja, dalam waktu dekat mungkin akan diumumkan,” tegasnya.

Selagi menunggu tanggal pasti, ada baiknya calon pendaftar wajib menyiapkan dokumen dan memperhatikan beberapa syarat untuk proses pendaftaran gelombang 11.

Syarat-syarat ini wajib diperhatikan agar dapat menjadi modal untuk lolos menjadi penerima Kartu Prakerja dan mendapatkan insentif.

Bagi pendaftar yang ingin lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, harap memperhatikan persyaratan berikut:

1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK

3. Tanggal lahir harus sesuai KTP

4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai)

5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi

6. Alamat sesuai KTP

7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda)

8. Jenis kelamin

9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan

10. Status kebekerjaan

11. Foto KTP atas milik pendaftar.

Ke-11 poin di atas merupakan 'modal utama' bagi pendaftar Kartu Prakerja. Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dimasukkan dengan data yang diperoleh Manajemen Pelaksana, maka proses pendaftaran peserta bisa menjadi alasan mengapa peserta tersebut tidak lolos.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar