Yamaha

Duh, Kesadaran Pakai Masker Warga Jakarta Turun 4 Persen

  Senin, 26 Oktober 2020   Fitria Rahmawati
sebagai ilustrasi. DKI Jakarta kembali memperpanjang masa PSBB Ttansisi. Namun, angka kesadaran menjaga jarak dan mengenakan masker justru menurun/ Republika

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Kesadaran warga yang tinggal di DKI Jakarta untuk mengenakan masker menurun sebanyak 4%. Bahkan, kesadaran untuk menjaga jarak juga ikut turun sebanyak 2%.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, kebiasaan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun terus ditingkatkan. Dengan demikian maka penularan Covid-19 di ibu kota bisa segera diatasi.

Penurunan kesadaran menggunakan masker dan menjaga jarak itu, lanjutnya, berasal dari data Unicef yang diamati oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI). Kondisi ini terjadi usai pihaknya memberlakukan PSBB Transisi.

AYO BACA : UPDATE COVID-19 DKI JAKARTA: Kasus Harian Turun Tajam, Terendah Sejak Akhir Agustus

"Terjadi penurunan tren kepatuhan pada perilaku memakai masker dari 75% pada 12 Oktober 2020 menjadi 71% pada 24 Oktober 2020," ujar Anies kepada wartawan, Minggu (25/10/2020).

"Kepatuhan menjaga jarak dari 75% pada 12 Oktober 2020 menjadi 73% pada 24 Oktober 2020," sambungnya.

Kendati demikian, ada peningkatan tren kebiasaan mencuci tangan. Dari ketika 12 Oktober sebanyak 39% rutin masyarakat mencuci tangan bertambah 4%.

"Terjadi perbaikan perilaku mencuci tangan dari 39% pada 12 Oktober 2020) menjadi 43% pada 24 Oktober 2020," jelas Anies.

AYO BACA : UPDATE KASUS HARIAN COVID-19 NASIONAL: Kembali di Bawah 4 Ribu Kasus (25 Oktober)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar