Yamaha

VAKSIN COVID-19: Alami Demam Setelah Vaksinasi Dianggap Wajar. Cek Faktanya Disini!

  Senin, 26 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi vaksin covid-19 (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Dokter Penyakit Dalam Rumah Sakit Menteng Mitra Afia, Dirga Sakti Rambe, menjelaskan bahwa vaksin memiliki efek samping pada manusia. Dia mengatakan, hampir semua produk medis mempunyai efek samping.

“Tidak perlu jauh-jauh ke produk medis. Sehari-hari kita makan nasi. Nasi yang terlalu banyak juga dapat memicu terjadinya diabetes,” jelas Dirga dalam pemaparannya di akun YouTube FMB9_ID, Senin (26/10/2020).

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Warga yang Menolak Divaksin akan Didenda

Berdasarkan penelitian, setidaknya ada dua jenis reaksi yang ditimbulkan dari efek samping vaksin. Diketahui bahwa 95% dari efek samping vaksin mempunyai sifat yang ringan, yaitu berupa reaksi lokal nyeri di bekas suntikan.

Hal ini, kata Dirga, yang membuat wajar jika manusia merasa nyeri setelah disuntik. Efek samping lainnya yaitu berupa reaksi sistemik, yaitu demam.

AYO BACA : Relawan Vaksin AstraZeneca Meninggal: Vaksin Bisa Jadi Obat atau Racun. Simak Penjelasannya!

“Demam pasca-vaksinasi bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Demam tersebut merupakan tanda bahwa sistem imunitas kita terstimulasi,” ujarnya.

“Itu adalah bukti bahwa vaksin benar-benar bekerja dan demam karena vaksinasi umumnya hanya berlangsung paling lama 48 jam,” tambah Dirga.

Dirga mengimbau agar nantinya masyarakat yang berhasil disuntik vaksin Covid-19 dan mengalami demam setelahnya, untuk tidak perlu khawatir. Penanganan demam akibat vaksinasi cukup dibantu dengan mengompres dengan air dingin, obat pereda demam, atau bahkan dapat sembuh sendiri.

AYO BACA : Kamis, Simulasi Penyuntikkan Vaksin untuk Warga Jabar Dilakukan di Depok

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar