Yamaha

Libur Panjang, Polda Jateng Prediksi Kenaikan Jumlah Kendaraan Terjadi Malam Nanti

  Selasa, 27 Oktober 2020   Budi Cahyono
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi (dok)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Momentum libur bersama, kenaikan jumlah kendaraan yang akan mudik melalui Jawa Tengah diprediksi terjadi nanti malam.

Guna mengantisipasi kenaikan jumlah kendaraan selama libur panjang, Polda Jateng mengerahkan kurang lebih 1.700 personel tergelar mulai dari Brebes sampai Rembang.

Dengan 4 pos yang digelar yaitu Brexit Brebes, Kalikangkung, Banyumas, Rembang yang terakhir wilayah Brebes yang paling utara.

AYO BACA : Sehari Jelang Libur Panjang, 9.374 Penumpang KA Tinggalkan Jakarta Hari Ini

"Ada sekitar 8.000 kendaraan yang masuk, 4.000 kendaraan menuju arah selatan 4.000 lagi geser ke arah kita, dan prediksinya nanti malam karena sampai siang ini masih landai," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (27/10/2020).

Kapolda menerangkan, dari 17 rest area yang tersebar di tol wilayah Polda Jawa Tengah, sudah harus melaksanakan pengecekan suhu dan rapid test.

"Arus mudik sekarang berbeda dengan yang dulu karena di sini masih ada pemberlakuan operasi yustisi dalam rangka memangkas paparan Covid-19, khususnya di jajaran Polda Jawa Tengah," imbuhnya.

AYO BACA : Polda Jabar Kerahkan 14 Ribu Personel Amankan Libur Panjang

Kapolda pun menekankan kepada seluruh Kasatwil jajaran Polda Jateng agar mengamankan personel dahulu dari penyebaran Covid-19 sebelum mengamankan masyarakat. 

"Maka dari itu, seluruh anggota yang melaksanakan pengamanan diharapkan menggunakan APD dan mematuhi protokol kesehatan terlebih dahulu dalam melaksanakan tugas di lapangan," ucapnya.

Selain itu, Kapolda juga telah perintahkan Kapolres jajaran untuk bekerja sama dengan unsur TNI, Pemkab/Pemkot  dan Gugus Tugas untuk membuat unit kecil lengkap.

"Jadi obyek wisata juga akan kita pantau oleh petugas kita yang akan mengawasi tentu saja dengan protokol kesehatan ketat, kalau biasanya itu objek wisata ada 1.000 orang kita batasi jadi 500 orang," katanya.

"Meskipun di masing-masing Polres memiliki penerapan yang berbeda beda tetapi akarnya satu yaitu masyarakat terdidik untuk ikut serta memotong persebaran Covid-19," tambahnya. (Vedyana)

AYO BACA : LIBUR PANJANG: Bagaimana Prosedur Rapid Test Kereta dan Pesawat? Ini Penjelasan Menhub

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar