Yamaha

Libur Panjang, Volume Arus Tol Tagerang-Merak Meningkat 10 Persen

  Jumat, 30 Oktober 2020   Fitria Rahmawati
Arus lalu lintas di Tol Tangerang-Merak pada momen libur panjang akhir Oktober 2020. Foto: Astra Tol Tangerang-Merak

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Direktur Teknik dan Operasional PT Marga Mandalasakti, Rinaldi mengatakan, libur panjang hari Maulid Nabi, terdapat peningkatan jumlah volume kendaraan di tol Tangerang-Merak. Setidaknya, jumlah tersebut meningkat 10% pada 27 Oktober, dari sebelumnya 26 Oktober.

“Puncak lalin kemarin tanggal 27 Oktober dengan peningkatan 6 hingga 10% dibandingkan hari sebelumnya,” kata Rinaldi dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id - jaringan Ayojakarta, Kamis (29/10/2020).

Dia menyebut, jumlah kendaraan pada 27 Oktober 2020 mencapai hingga 155 ribu. Seiring dengan adanya kenaikan arus lalin, Rinaldi menuturkan, pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan untuk senantiasa memperhatikan protokol kesehatan serta keselamatan berkendara. 

AYO BACA : 2 Kecelakaan Terjadi di Tol Japek saat Libur Panjang, Pengemudi Diimbau Lebih Hati-hati

“Menghadapi momen libur long weekend dalam suasana pandemi ini, pengguna jalan harus menyiapkan kondisi ekstra, selain memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum berkendara, protokol kesehatan juga harus tetap dijalankan,” jelasnya. 

Dalam upaya mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Tol Tangerang-Merak, pihak PT Marga Mandalasakti (Astra Infra Toll Roan Tangerang-Merak, PT MMS) selaku manajemen Tol Tangerang Banten meningkatkan pelayanan untuk pengguna tol yang akan melakukan perjalanan mudik.

Sejumlah layanan disiapkan dalam upaya tersebut. Di antaranya, pemberlakuan posko pantauan bersama Kepolisian Daerah Polda Provinsi Banten di exit Gerbang Tol Merak. 

AYO BACA : Libur Panjang, Dishub Jakarta Selatan Kerahkan 158 Personel hingga 1 November

“Kedua, penerapan protokol kesehatan di empat tempat istirahat dan pelayanan (TIP) di km 45 arah Jakarta dengan membatasi parkir maksimum 50% dari jumlah kapasitas,” terangnya.

Adapun, ketiga berupa penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor dan gerbang, serta penyediaan ruang isolasi di masing-masing kantor gerbang dan di TIP. Selanjutnya yang keempat berupa armada lalu lintas dan petugas medis serta layanan call centre siaga 24 jam.

Rinaldi melanjutkan, kelima berupa sosialisasi dan publikasi terkait protokol kesehatan dan layanan Tol Tangerang-Merak di semua media publikasi di sepanjang jalan tol. 

“Keenam, sinergi bersama kepolisian dalam menyiapkan manajemen lalu lintas secara situasional,” lanjutnya.

AYO BACA : Duh, Masih Ada Wisatawan Tak Mau Pakai Masker di Ragunan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar