Yamaha

Terapkan Sistem Anti Suap, MRT Jakarta Dapat Sertifikat ISO 37001:2016

  Jumat, 30 Oktober 2020   Aini Tartinia
MRT Jakarta/ dok

TEBET, AYOJAKARTA.COM - PT MRT Jakarta (Perseroda) meraih sertifikat ISO 37001:2016 untuk penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan 2016. Sertifikat tersebut menuntut penerapan sistem manajemen antisuap yang berstandar Internasional.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar menyebutkan, sertifikat itu diraih setelah menjalankan proses sertifikasi dari badan sertifikasi internasional yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), TUV Rheinland, pada Selasa, (27/10/2020) lalu dengan audit sertifikasi telah dilaksanakan selama kurun waktu 22 September 2020 hingga 25 September 2020 lalu.

“Atas nama PT MRT Jakarta (Perseroda), kami sangat mengapresiasi sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan ini. Setiap Insan yang ada di PT MRT Jakarta (Perseroda) memiliki peran aktif dalam implementasi sistem manajemen anti penyuapan,” ujar William dilansir beritajakarta.id, Kamis (29/10/2020).

Peran tersebut, lanjut William, dilakukan melalui kepatuhan terhadap kode etik (code of conduct), melaporkan risiko penyuapan dalam bribery risk assessment, melaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) apabila menerima gratifikasi, hingga melaporkan apabila menemukan dugaan kasus penyuapan melalui whistleblowing system (https://whistleblowing.tips/wbs/@mrtjakarta).

AYO BACA : Dirut MRT Ungkap Butuh Banyak Dukungan untuk Bangun TOD

”Apabila dalam penyelidikan, terlapor yang terbukti melakukan pelanggaran, terlapor akan ditindak dan diberi sanksi secara tegas sesuai ketentuan dan peraturan perusahaan,” ujarnya.

PT MRT Jakarta (Perseroda) secara disiplin menerapkan zero tolerance dengan tidak menoleransi segala bentuk penyuapan, baik menawarkan, menjanjikan, memberikan, menerima atau meminta keuntungan dalam bentuk apapun di lingkungan perusahaan.

”Seluruh Insan PT MRT Jakarta (Perseroda) berkomitmen untuk menjalankan kebijakan serta tugas masing-masing dalam sistem manajemen antipenyuapan dengan senantiasa menerapkan prinsip 4 NO’s No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxurious Hospitality,” ucapnya.

Bagi PT MRT Jakarta (Perseroda), Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan implementasi Governance, Risk and Compliance (GRC) merupakan unsur penting dalam pengembangan sebuah perusahaan.

“Hal tersebut menjadi bagian yang tak terpisahkan dari praktik bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) demi mewujudkan kelangsungan usaha yang berkelanjutan sehingga dapat berfungsi secara efisien guna menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun masyarakat,” pungkasnya.

AYO BACA : Layanan MRT Lebak Bulus Grab Hingga Bundaran HI Kembali Normal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar