Yamaha

Libur Panjang, Restoran dan Kafe di Bogor Langgar Protokol Kesehatan

  Jumat, 30 Oktober 2020   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto melaukan sidak di sejumlah kafe dan retoran / dok

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah restoran dan kafe di jalan Baranangsiang Indah, Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (29/10/2020) sore.

Di hari kedua libur panjang, Bima Arya masih menemukan restoran dan kafe yang melanggar protokol kesehatan, seperti tidak menjaga jarak maupun kapasitas pengunjungnya diatas 50%.

Ia pun langsung menegur dan mengingatkan kepada pengelola restoran maupun cafe agar menerapkan protokol kesehatan ketat di masa pandemi Covid-19 ini.

AYO BACA : Kabupaten Bogor Catat 26 Kasus Baru Covid-19

Bersama Tim Elang, petugas langsung mencatat pelanggarannya sesuai Perwali Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan PSBB atau AKB dalam penanggulangan Covid-19.

"Jadi pertama tolong jangan lupa perhatikan, tidak boleh kerumunan terlalu dekat. Saya ingatkan kepada pemilik restoran untuk lebih perhatikan lagi ini. Restoran gak apa-apa buka sampai malam, yang penting protokol kesehatan. Kalau ngobrol tetap jaga jarak, maskernya tetap dipakai," kata Bima Arya.

Jika rumah makan atau pelaku usaha lainnya tidak tegas menerapkan protokol kesehatan, maka pihaknya akan lebih tegas menindak para pelanggar.

AYO BACA : Sampah Rumah Tangga hingga Styrofoam Menumpuk di Sungai Ciliwung

"Saya minta tolong perhatikan, dijaga jaraknya, jangan terlalu nempel," tegasnya.

Dia mengingatkan bahwa pihaknya akan kembali mengecek protokol kesehatan ke semua pelaku usaha. Jika masih kedapatan melanggar akan langsung dikenakan sanksi denda administrasi hingga penutupan.

"Besok kami akan cek lagi," jelasnya.

Menurutnya, ramainya para pengunjung ke sejumlah restoran dan cafe ini dikarenakan arus masuk ke Bogor di tol Jagorawi, baik melalui exit tol Baranangsiang maupun Exit Sentul Selatan dua kali lipat lebih banyak dari biasanya.

AYO BACA : Terapkan Sistem Anti Suap, MRT Jakarta Dapat Sertifikat ISO 37001:2016

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar