Yamaha

Pasokan Film Kurang, Bioskop Cinema XXI Jakarta Belum Beroperasi

  Jumat, 30 Oktober 2020   Aini Tartinia
ilustrasi bioskop XXI/ Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Sejumlah bioskop sudah mulai beroperasi di Jakarta usai penerapan PSBB transisi. Seperti bioskop CGV Cinemas dan Cinepolis yang sudah terlebih dahulu buka pada 21 Oktober lalu. Namun, Bioskop Cinema XXI sampai saat ini belum kembali beroperasi di ibu kota. 

Menanggapi hal tersebut, Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol menyampaikan, saat ini sedang mengajukan ijin kembali kepada pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, terkait dengan pembukaan kembali Cinema XXI.

Dewinta menyebut, di samping mengajukan pembukaan kembali Cinema XXI kepada Pemprov DKI, pihaknya juga sekaligus terus berkoordinasi dengan para produser dan importir film untuk memberikan pasokan film.

AYO BACA : Kritik Pengelola Bioskop Karena Buka dengan Kapasitas 25 Persen

"Saat ini, kami sedang mengajukan ijin kembali kepada Pemprov DKI Jakarta, sekaligus terus berkoordinasi dengan para produser dan importir film untuk memberikan pasokan film dalam persiapan pembukaan kembali bioskop kami,” ujar Dewinta melalui keterangan tertulis, Jumat (30/10/2020).

Dewinta pun mengungkapkan, Cinema XXI bakal terus melakukan koordinasi secara intensif baik dengan Pemprov DKI Jakarta dan para pemilik film dan mempersiapkan pembukaan kembali bioskop di wilayah DKI Jakarta dalam waktu dekat ini.

Diketahui, Pemprov DKI kembali mengundurkan pengetatan PSBB kembali ke masa transisi sejak, Senin (12/10/2020) lalu. Sejalan dengan kebijakan tersebut beberapa sektor usaha pariwisata yang awalnya tidak diizinkan beroperasi kembali dibuka termasuk bioskop dengan protokol kesehatan yang ketat.

AYO BACA : Bioskop Bekasi Buka Lagi Hari Ini, Warga Pilih Nonton di Rumah

Adapun protokol Kesehatan pada bioskop dengan menerapkan maksimal kapasitas sebesar 25%. Kemudian jarak antar tempat duduk diatur minimal 1,5 meter. Lalu, bagi para pengunjung tidak diperkenankan lalu lalang atau berpindah tempat duduk selama film diputar. Selama pertunjukan film penonton juga dilarang makan dan minum.

Kepala Bidang Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), DKI Jakarta Bambang Ismadi mengatakan, meski saat ini di DKI memberlakukan PSBB transisi, tempat hiburan bioskop harus mengajukan pembukaan terlebih dahulu sebelum beroprasi.

Dirinya menjelaskan, untuk pembukaannya harus ada pengajuan dari pihak pengelola bioskop ke Dinas Parekraf DKI. Setelah melakukan pengajuan, kemudian Dinas Parekraf akan menurunkan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Parekraf, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Kominfotik untuk menilai prosedur dan protokol kesehatan yang diajukan pengelola.

"Sebelum ada persetujuan dari Dinas pariwisata (belum bisa buka). Kemudian, disusul SK Dinas Pariwisata, tapi harus mengajukan persetujuan teknis itu ada prosedurnya," kata Bambang beberapa waktu lalu.

AYO BACA : Bioskop di Bekasi Diklaim Penuhi Standar Protokol Kesehatan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar