Yamaha

Ini 6 Ruas Tol di Jabodetabek yang Akan Beroperasi November & Desember

  Senin, 09 November 2020   Eries Adlin
Ini 6 Ruas Tol di Jabodetabek yang Akan Beroperasi November & Desember (ilustrasi)/Twitter @bpjt_info

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui badan usaha jalan tol mempercepat penyelesaian pembangunan ruas-ruas tol baru pada kawasan metropolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi)

Informasi tentang pengoperasian dan peresmian enam ruas tol baru pada November dan Desember itu disampaikan akun Twitter resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ), @bpjt_info, Senin 9 November 2020.

“Saat ini enam ruas tol sudah memasuki tahap akhir penyelesaian untuk segera dioperasikan dan siap diresmikan pada bulan November dan Desember 2020 yang akan datang. Nah berikut adalah 6 ruas tol yang rencananya akan dioperasikan.”

“Dukungan keenam tol ini untuk memperlancar lalu lintas/memangkas waktu perjalanan, sekaligus memberikan dukungan bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi pada Metropolitan Jakarta.”

Demikian informasi yang disampaikan @bpjt_info. Berikut enam ruas tol di Jabodebatek yang segera diresmikan dan beroperasi pada November dan Desember:

BOGOR OUTER RING ROAD SEKSI III A

Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA (Ruas Simpang Yasmin - Kayu Manis) sepanjang 3 Km dan kini telah siap untuk dioperasikan. Dengan total panjang 11.4 km, ruas tol BORR merupakan jalan alternatif untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Kota Bogor dan sekitarnya.

Di laman resmi BPJT, bpjt.go.id, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan BORR menjadi jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di Kota Bogor yang dapat memudahkan pergerakan masyarakat. Selain itu diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi Kota Bogor sebagai bagian dari kawasan metropolitan Jabodetabekpunjur.

Ruas Tol BORR Seksi IIIA (Ruas Simpang Yasmin - Kayu Manis) telah melalui tahap Uji Statis dan Uji Dinamis menggunakan kendaraan berat jenis truk yang berhenti di tengah-tengah Jalan Tol lebih dari satu kali untuk mendapatkan hasil yang konsisten dan mengetahui kualitas kekuatan jembatan tol tersebut.

Sementara itu, pelaksanaan uji dinamis bertujuan untuk mengetahui faktor redaman jembatan dan Dynamic Amplification Factor (DAF), yakni perbandingan antara amplitudo akibat beban dinamis dengan amplitudo akibat beban statis yang akan menunjukkan karakteristik dari jembatan tersebut.

Jalan Tol BORR yang dikelola oleh PT Marga Sarana Jabar terbagi menjadi 3 seksi, yaitu Seksi I Sentul Selatan – Kedung Halang yang telah dioperasikan pada tahun 2009, Seksi IIA Kedung Halang – Kedung Badak yang diresmikan pada tahun 2014 dan Seksi II B Kedung Badak – Simpang Yasmin yang telah diresmikan tahun 2018 lalu dengan panjang Seksi I dan II yaitu 8,45 Km. Kemudian dilanjutkan Seksi III Simpang Yasmin – Kayu Manis) dengan panjang 3 Km.

Jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp2,05 triliun tersebut dibangun dua arah menggunakan jenis perkerasan kaku dan memiliki masa konsesi selama 45 tahun sejak SPMK. Bertindak sebagai kontraktor PT PP (Persero) Tbk dengan konsultan PT Indec Internusa JO dan PT Eskapindo Matra.

Kehadiran jalan bebas hambatan yang ada di Kota Bogor ini diharapkan dapat menjadi pendukung kegiatan ekonomi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya sekaligus menjadi akses pendukung kegiatan industri dan logistik.

Selain itu, Jalan Tol BORR dapat mendukung kawasan wisata di sekitar Kota Bogor yaitu diantaranya kawasan puncak Ciawi dan Kebun Raya Bogor. Jalan Tol ini juga menyajikan panorama Gunung Salak yang indah bagi para pengguna jalan tol saat akan memasuki Kota Hujan itu

TOL CIMANGGIS-CIBITUNG

Jalan tol sepanjang 26,2 Km tersebut terdiri dari Seksi I (Junction Cimanggis - On/Off Ramp Jatikarya) sepanjang 2,8 Km dan Seksi II (On/Off Ramp Jatikarya-Junction Cibitung) sepanjang 23,4 Km, dimana untuk Seksi I saat ini sudah rampung konstruksinya dan siap operasi penuh.

Kehadiran ruas ini akan menambah kapasitas jalan dan melengkapi struktur jaringan jalan pada kawasan metropolitan Jabodetabek sebagai pusat kegiatan nasional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing investasi.

Jalan Tol Cimanggis – Cibitung Seksi I akan segera beroperasi  setelah diterbitkannya Sertifikat Laik Operasi (SLO) oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR dan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1540/KPTS/M/2020 tanggal 26 Oktober 2020 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi I (Junction Cimanggis - On/Off Ramp Jatikarya).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menyatakan pengoperasian Seksi I Jalan Tol Cimanggis-Cibitung akan dioperasikan tanpa tarif mulai Selasa, 10 November 2020.

“Dibukanya ruas ini tanpa tarif merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat hingga akhir November 2020,” ujar Danang.

Jalan tol ini akan menghubungkan akses jalan Cibubur ke Tol Jagorawi dimana kondisinya saat ini sudah sangat padat terutama pada jam kerja dan jam pulang kerja, sehingga diharapkan masyarakat pada kawasan tersebut memiliki jalur alternatif dalam mengurai kemacetan.

Jika sebelumnya untuk menuju ke tengah akses jalan Transyogi/Alternatif Cibubur dari Tol Jagorawi dan sebaliknya bisa memakan waktu lebih dari 30 menit, kini dengan dioperasikannya Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi I hanya akan membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit saja.

Selanjutnya untuk pembangunan Seksi 2 ruas On/Off Ramp Jatikarya - Junction Cibitung saat ini progres konstruksinya telah mencapai 73 % dan ditargetkan konstruksinya selesai pada Maret 2021 mendatang.

Pembangunannya dilaksanakan oleh BUJT PT Cimanggis Cibitung Tollways dengan kerjasama kepemilikan saham antara PT Waskita Toll Road, PT Bakrie Toll Indonesia, dan PT Bakrie and Brothers, dengan total investasi sebesar Rp10,6 triliun.

Jalan Tol Cimanggis - Cibitung dibangun dua arah dan masing-masing terdiri dari 3 lajur dengan menggunakan jenis perkerasan beton (rigid pavement). 

Jalan Tol Cimanggis - Cibitung merupakan bagian dari 6 ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR II), yang terdiri dari Jalan Tol Cengkareng - Batu Ceper - Kunciran (14,2 Km), Kunciran - Serpong (11,4 Km), Serpong - Cinere (10,1 Km), Cinere - Jagorawi (14,6 Km), Cimanggis - Cibitung (26,2 Km), dan Cibitung - Cilincing (34 Km).

TOL CINERE-SERPONG SEKSI 1

TOL BEKASI-CAWANG-KAMPUNG MELAYU

TOL CIBITUNG-CILINCING SEKSI 1

TOL CENGKARENG-KUNCIRAN

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar