Yamaha

PSBB Transisi DKI Lanjut hingga 6 Desember Saja Jika...

  Senin, 09 November 2020   Aini Tartinia
DKI Jakarta menegaskan akan memperpanjang PSBB Transisi jika kasus keterjangkitan corona tak kunjung mereda/ Suara.com

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di ibukota hingga 14 hari. PSBB akan kembali diperpanjang secara otomatis mulai 23 November 2020 hingga 6 Desember 2020 jika kasus harian Covid-19 tak melonjak.

Selama 14 hari terakhir, Pemprov DKI Jakarta mengklaim ada penurunan kasus Covid-19 dengan jumlah yang signifikan. Melalui siaran persnya, Pemprov DKI Jakarta menyatakan ada 12.481 kasus positif di Jakarta pada 24 Oktober 2020, lalu turun menjadi 8.026 pada 7 November 2020.

Pemprov DKI Jakarta juga mengklaim tingkat kesembuhan terus menunjukkan kenaikan. Tingkat kesembuhan mencapai 90,7% per 7 November 2020 kemarin.

"Di sisi lain, tingkat kematian juga cenderung stabil di angka 2,1% pada 7 November dan 24 Oktober 2020. Angka tingkat kematian tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya yaitu 2,4% (26/9/2020) dan 2,2% (10/10/2020)," ujar Anies dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Minggu (8/11/2020).

AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 Jabar Tembus 40 Ribu

Diketahui, penerapan PSBB transisi dilakukan guna menanggulangi penyebaran Covid-19 di ibu kota berlaku mulai hari ini sampai dengan Minggu, 22 November 2020.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 1.100 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan PSBB pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Aman, Sehat dan Produktif. Kepgub tersebut ditandatangani Anies pada 6 November.

Anies juga menyatakan, perpanjangan PSBB transisi untuk mendisiplinkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. 

"Ingat masih ada terjadi penularan meskipun melambat. Jadi, harus tetap disiplin protokol kesehatan khususnya mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak atau 3 M," kata Anies.

AYO BACA : Kasus Aktif Covid-19 DKI Jakarta 7.535 Kasus Dengan Penambahan 716 Kasus Positif (Update 9 November 2020)

Sementara itu, menanggapi kembali diberlakukannya PSBB transisi, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi, mendukung perpanjangan keputusan tersebut.

Menurutnya, kebijakan ini sudah sesuai dengan pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 berbasis akurasi data sebelum menetapkan kebijakan, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Kami mendukung keputusan ini, dan saya pun mengamati apa yang disampaikan Pak Gubernur. Kita tetap perlu terus meningkatkan kewaspadaan," ujarnya, dilansir dari beritajakarta.id, Senin (9/11/2020).

Selain itu, Suhaimi mengapresiasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bertugas dalam menangani pandemi ini, serta semua pihak yang setia berkolaborasi dalam berjuang melawan Covid-19.

"Apresiasi kami sampaikan dari segi penanganan dan pengawasan, juga untuk seluruh masyarakat yang patuh menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Proses penanganan Covid-19 ini merupakan proses yang berkesinambungan," jelasnya.

AYO BACA : Harian Covid-19 Nasional Bertambah 2.853 Kasus Dengan Total Mencapai 440.569 Kasus (Update 9 November 2020)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar