Yamaha

Polda Jabar Gagalkan Pengiriman Puluhan Kilogram Sabu-sabu, Kurir Dapat Upah Rp500 Juta

  Selasa, 10 November 2020   Budi Cahyono
Barang bukti puluhan kilogram sabu-sabu yang berhasil diamankan Polda Jabar. (Ayobandung/Fichri Hakiim)

AYO BACA : Polres Metro Jakbar Tangkap Komplotan Pengedar Narkoba

AYO BACA : Polisi Cokok 2 Orang Asyik Nyabu di Bahu Jalan Tol

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar, mengamankan sebuah truk yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. Truk tersebut diamankan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Sabtu (7/11/2020).

Dirresnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan pengungkapan ini dilakukan selama sebulan terakhir.

"Kami amankan sabu sebanyak 10 bungkus yang dibungkus plastik alumunium berwarna hijau seberat 10,9 kilogram," ujarnya di Polda Jabar, Selasa (10/11/2020).

Rudy menjelaskan, pada tanggal 1 Oktober pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada pengiriman narkoba jenis sabu-sabu yang dikirim dari Pekanbaru, Riau.

"Dikirim dari Pelabuhan Kampar, barang tersebut akan diantar ke Madura Jawa Timur. Lalu Kasubdit 2 dan anggota timnya sebanyak 4 unit melakukan penyelidikan," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua orang yang bertugas sebagai kurir pembawa sabu-sabu tersebut.

"Kita amankan 2 orang kurir berinisial AHD dan OM. Statusnya keduanya sebagai kurir. Mereka supir dan kernet truk yang diamankan. Untuk sekali pengiriman 1 bungkusnya mereka diberikan upah Rp50 juta, ya dikali 10 bungkus berarti mereka dapat upah Rp500 juta," katanya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut.

"Kita amankan narkotika jenis sabu seberat 10,9 kilogram, lalu 1 unit truk berwarna kuning bernomor polisi W 9812 NV, 1 set ban serep dan beberapa handphone," ujar Rudy.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana penjara seumur hidup dan denda Rp 10 Miliar. (Fichri Hakiim)

AYO BACA : Petugas Lapas di Bandung Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Bungkus Deodoran

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar