Yamaha

Airlangga Optimistis Kehadiran Fintech Kurangi Pengangguran

  Kamis, 12 November 2020   Aini Tartinia
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/dok: ekon.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memandang bahwa industri financial technology (fintech) akan memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia.

“Pemerintah tentunya melihat tantangan fintech saat ini juga diharapkan bisa menjawab potensi pengangguran terbuka, sehingga tentu fintech dapat mendorong kegiatan-kegiatan UMKM ataupun kewirausahaan,” ungkap Airlangga dalam Indonesia Fintech Summit (IFS) 2020, Rabu (11/11/2020).

AYO BACA : Kaum Milenial Diharapkan Investasi Hidup Lewat Asuransi Digital

Airlangga juga menuturkan, fintech telah terbukti memiliki dampak signifikan dalam peningkatan inklusi keuangan. Kegiatan ekonomi berbasis sharing/platform economy, khususnya e-commerce, fintech, dan ride hailing, telah menjadi penggerak bagi ekonomi digital di Indonesia.

“Ke depan, fintech terus akan memainkan peran penting. Dengan indek inklusi keuangan sebesar 76% pada 2019, tentunya kita berharap bahwa inklusi keuangan sesuai arahan bapak presiden menargetkan 90% pada 2020,” ujarnya.

AYO BACA : Mega Merger Bank Syariah Jadi Katalis Pengembangan Industri Syariah

Bersamaan dengan hal itu, Airlangga juga memandang ada beberapa tantangan dalam industri fintech ini dengan sejumlah tantangan tentunya yang utama adalah literasi keuangan, literasi digital,”

Berdasarkan presentasi Airlangga, tantangan-tantangan industri fintech adalah terkait infrastruktur. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar. Dengan demikian, Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) diperlukan untuk menjangkau berbagai wilayah, khususnya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Tantangan industri fintech yang kedua adalah Pendidikan. Menurut Airlangga, tingkat literasi keuangan masyarakat masih rendah dengan nilai 38,03%. Di samping itu, baru 25%penduduk dewasa yang memiliki kemampuan dasar melakukan transaksi keuangan melalui mobile banking atau pembayaran e-money.

AYO BACA : Kompag Jadi Pertahanan Ekonomi saat Pandemi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar