Yamaha

Kota Bogor Tambah Ruang Isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi

  Senin, 16 November 2020   Husnul Khatimah
Kota Bogor menambag ruang isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi. (dok)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. Marzoeki Mahdi meresmikan ruang isolasi pelayanan Covid-19. Kurang lebih ada enam ruang isolasi bertekanan negatif yang diresmikan di RSJ Marzoeki Mahdi. 

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebut, saat awal pandemi Covid-19, Kota Bogor hanya memiliki delapan ruang isolasi bertekanan negatif. Namun saat ini sudah ada 407 ruang isolasi bertekanan negatif. 

"Untuk Bed Occupancy Rate (BOR), hingga hari ini hampir mencapai 60-70 persen, jadi sangat tinggi sekali. Kondisi ini tidak terlepas dari peristiwa yang terjadi belum lama ini seperti aksi massa, cuti bersama dan lainnya, sehingga memberi dampak pada penambahan kasus Covid-19 sangat signifikan," kata Dedie di Galeri Kresna Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Kota Bogor, Sabtu (14/11/2020).

AYO BACA : Waspada! Hujan Petir Landa Kabupaten Bogor Siang hingga Sore

Dengan ada penambahan ruang isolasi di RSJ Marzoeki Mahdi tersebut, Dedie sangat bersyukur dan berharap semoga kedepan ruangnya bisa ditingkatkan. 

Dirinya juga berharap agar Kota Bogor terus dibantu pemerintah pusat mengingat penting dan strategisnya Kota Bogor. Pasalnya, beberapa seringnya agenda kenegaraan dilaksanakan di Istana Kepresidenan Bogor. 

Direktur RSJ Marzoeki Mahdi, dr. Fidiansyah mengungkapkan. perkembangan Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama. Dia berharap ruang isolasi Covid-19 mampu memberi manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi bukti nyata  kontribusi RSJ Marzoeki Mahdi dalam membantu penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

AYO BACA : Kota Bogor Catat 48 Kasus Baru Covid-19

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Prof. Kadir menerangkan, Covid-19 mendidik semua untuk melakukan banyak perubahan, karena kasus yang ada setiap hari makin bertambah. Hal ini terkait dengan perilaku masyarakat yang belum disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan yang lainnya. 

"Saya berharap RSJ Marzoeki Mahdi ikut terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 sesuai kemampuan yang dimiliki. Menjadi tanggung jawab pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas semua rumah sakit, termasuk RSUD. Ada 181 RSUD yang menjadi rujukan nasional, provinsi maupun regional diberikan bantuan anggaran untuk pengembangan," katanya. 

Dia menegaskan, jangan pernah lelah melayani dan membangkitkan semangat para pasien untuk sembuh. 

"Semoga keberadaan ruang isolasi di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi mampu mempercepat penanganan dan penyembuhan pasien-pasien Covid-19 di Kota Bogor," katanya.

AYO BACA : Belah Body Pakai Las, Kebakaran Menimpa Bangkai Bus Transjakarta di Kabupaten Bogor

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar