Yamaha

Bermasalah di Sel Baterai, 50 Ribu Unit Mobil Listrik Chevrolet Bolt Ditarik

  Senin, 16 November 2020   Budi Cahyono
Chevrolet Bolt. [Shutterstock]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Sedikitnya 50.932 unit mobil listrik Chevrolet Bolt tahun produksi 2017-2019 harus ditarik dari peredaran. Pasalnya, mobil listrik tersbeut ditemukan masalah pada sel baterai yang berpotensi terbakar.

AYO BACA : Terkendala Masalah Rem, Ribuan Unit KTM 790 Adventure Kena Recall

Risiko terburuknya, api menyebar ke seluruh kendaraan dan menyebabkan kebakaran, sehingga Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat, mengumumkan penarikan kembali (recall).

AYO BACA : 9.314 Unit Nissan Livina di Indonesia Direcall, Ini Alasannya

"Kendaraan ini dapat terbakar meskipun dalam kondisi mati, diparkir dan diputuskan dari unit pengisi daya. Pemilik diminta untuk parkir di luar dan jauh dari rumah, sampai masalah teratasi," tulis NHTSA, dilansir dari Carcoops, Senin (16/11/2020).

NHTSA mencatat, setidaknya telah terjadi lima kali kebakaran mobil listrik ini akibat masalah tersebut. Insiden tersebut telah menyebabkan dua orang cedera dan satu kendaraan yang terbakar merembet ke rumah.

Untuk Chevrolet Bolt produksi 2017 dan 2018, pemilik diminta mengubah setelan pengisian mobil listrik dan menggunakan opsi Hill Top Reserve. Untuk model 2019, pemilik diinstruksikan untuk mengubah pengaturan dan mengaktifkan "Target Charge Level at 90%".

Ini bukan kali pertama model Chevrolet mengalami penarikan kembali. Sebelumnya, Hyundai Kona juga pernah mengalami hal serupa. Model tersebut menggunakan baterai dari LG Chem Ltd. LG Chem mengatakan, penyebab pasti dari kebakaran tersebut belum diketahui.

AYO BACA : BMW Recall 26.700 Unit Mobil Ramah Lingkungan, Ini Daftarnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar