Yamaha

Pengendara Motor di Jakarta Diimbau Ikut Uji Emisi Gratis Demi Kebersihan Lingkungan. Ini Tempat dan Jadwalnya!

  Senin, 16 November 2020   Icheiko Ramadhanty
sebagai ilustrasi uji emisi gas pada kendaraan bermotor / beritajakarta.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan roda dua untuk melakukan uji emisi gratis di kantor Dinas LH, Jalan Mandala V, Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, kegiatan uji emisi gratis dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis, mulai pukul 10.00-14.00 WIB. Periode pelaksanaan hingga akhir Desember 2020.

"Kami sudah sediakan fasilitas termasuk peralatan uji emisi untuk motor. Pemilik kendaraan tinggal datang untuk melakukan uji emisi," ujarnya, dilansir dari beritajakarta.id, Senin (16/11/2020).

Menurut Andono, uji emisi berguna untuk mendeteksi kinerja mesin kendaraan pemilik motor akan tahu kadar zat yang berbahaya atau tidak bagus untuk lingkungan. Seharusnya, kata dia, baik kendaraan roda empat maupun dua melakukan uji emisi minimal satu kali setahun.

AYO BACA : Punya Hewan Peliharaan? Dapatkan Vaksinasi Gratis di Wilayah Jakarta Barat! Catat Tanggal dan Tempatnya

"Maka itu, kami mengajak pengguna motor untuk menguji gas buang kendaraannya. Mereka juga akan mendapat bukti lulus uji emisi," tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menargetkan ada 550 tempat uji emisi di Jakarta tahun ini, baik berupa bengkel maupun kios. Andono mengatakan saat ini telah terdata sebanyak 268 tempat uji emisi di Jakarta.

Namun, dia mengaku jumlah tersebut belum ideal untuk memenuhi layanan uji emisi. Hal ini lantaran banyaknya kendaraan mobil dan motor di wilayah DKI Jakarta atau yang berlalu-lalang di wilayah DKI Jakarta.

"Untuk mobil itu kita punya 4,1 juta unit, sehingga kita perlu sekitar 550 bengkel uji emisi. Kemudian dengan jumlah sepeda motor 14 jutaan kita perlu sekitar 1.400 tempat uji emisi. Itu target ideal," ungkap Andono, pada Jumat (6/11/2020).

AYO BACA : Cegah Banjir, Warga dan Petugas Gabungan Bersihkan Kali Matraman 3 Kali

Dia mengaku pihaknya terus melakukan akselerasi agar bisa menyediakan tempat uji emisi yang memadai secara jumlah dan sebaran untuk masyarakat. Salah satunya yakni, memberikan pelatihan dan pembinaan dalam rangka sertifikasi kepada sebanyak 300 teknisi Bengkel Penyelenggara Uji Emisi (BPUE) selama bulan Oktober 2020 lalu.

Ratusan teknisi dari 87 bengkel resmi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan bengkel lainnya. "Pelatihan bertujuan untuk menambah jumlah teknisi yang mampu melakukan uji emisi. Mereka nanti bakal bertugas di bengkel, kios, maupun kendaraan layanan uji emisi," pungkasnya.

Dia menambahkan, selain sertifikat para teknisi mendapat akun E-Uji Emisi setelah selesai pelatihan. Praktis, bengkel tempat para teknisi bekerja terdaftar dan menerapkan dalam sistem E-Uji Emisi.

"Ada 242 bengkel sudah terdaftar di sistem, 26 lainnya sedang dibikin akunnya," tandas Andono.

Selain mendukung terealisasinya Jakarta Langit Biru kegiatan ini juga sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 66 tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. Kegiatan ini diharapkan dapat menggerakkan warga berpartisipasi dan berkontribusi dalam melindungi kualitas udara dengan ikut uji emisi. 

AYO BACA : Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Jakarta Utara Gerakkan Posbindu Upnormal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar