Yamaha

Selesaikan Masalah Sampah Permukiman Warga, Jaktim Bangun 394 Bank Sampah di 10 Kecamatan

  Kamis, 19 November 2020   Aini Tartinia
[Ilustrasi] salah seorang ibu rumah tangga menggunakan bank sampah/dok: timur.jakarta.go.id

PINANG RANTI, AYOJAKARTA.COM – Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur membangun 394 bank sampah di 10 kecamatan di wilayahnya. Sarana ini diharapkan mampu menyelesaikan masalah sampah, terutama di permukiman warga. 

Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Latifah Hanum mengatakan, upaya yang dilakukan untuk menyukseskan langkah pemprov DKI dalam pengelolaan sampah.

“Dan di Jakarta Timur telah melakukan empat aksi pengurangan sampah,” kata Latifah dilansir timur.jakarta.go.id, Senin (16/11/2020).

AYO BACA : Cegah Kerugian Akibat Covid-19 dengan Langkah Mudah 3M

Menurut Latifah, keempat program itu adalah peningkatan Peran RW dalam pengelolaan sampah melalui Lembaga Pengelola Sampah (LPS), pengurangan sampah melalui Bank Sampah, pengurangan sampah melalui Komposting, dan pengurangan sampah melalui Tempat Penampungan Sementara Sampah Reuse Reduce Recycle (TPS 3R).

“Semuanya sudah berjalan dengan baik dan berjalan lancar,” ujarnya.

Latifah menambahkan, untuk pengelolaan bank sampah pun sudah terus dilakukan di beberapa wilayah. Pasalnya, dari 709 RW di Jakarta Timur sampai dengan September 2020 sudah terbentuk bank sampah di 394 RW.

AYO BACA : Pemkot Jaksel Berharap Komunitas Peduli Lingkungan JakOne Artri Bentuk Karakter Generasi Muda

"Artinya, bahwa pengurangan sampah di wilayah sudah berjalan, dan sampah yang ada pun terus dipilah,” tambahnya.

Selain upaya pengurangan sampah, lanjut Latifah, juga dilakukan penyusunan regulasi pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dan kantong belanja ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No.142 Tahun 2019 tentang kewajiban penggunaan kantong belanja.

“Strategi pengurangan sampah ini yang kami kembangkan dengan berkolaborasi bersama masyarakat,” ungkapnya.

Latifah mengatakan, dengan adanya bank sampah, peningkatan peran RW dalam pengelolaan sampah semakin membaik. Pasalnya, juga melakukan pembentukan pengelolaan, pelaksanaan komposting, dan pengurangan sampah di TPS 3R tingkat RW.

"Kedepan diharapkan dapat membuat wilayah Jakarta Timur bebas dari sampah," pungkasnya. 

AYO BACA : Efek Pandemi Covid-19: Lipstik Tak Laku, Pensil Alis Diburu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar