Yamaha

Masih Bandel Tak Kenakan Masker, 25 Warga Tanjung Priok Jalani Sanksi Sosial

  Kamis, 19 November 2020   Aini Tartinia
Salah satu warga di Jalan Bugis, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara menjalani sanksi sosial imbas Operasi Tibmask/dok: utara.jakarta.go.id

TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanjung Priok memastikan operasi Tibmask masih terus dijalankan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di Provinsi DKI Jakarta berlangsung.

Rabu kemarin, operasi dilakukan di Jalan Bugis, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan hasil 25 pelanggar dikenakan sanksi sosial.

AYO BACA : Kepulauan Seribu Mampu Hasilkan Rp21,75 Juta Sebulan dari Pengelolaan Sampah

Komandan Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok, Evita Wahyu Pancawati mengatakan, operasi tertib masker masih terus digalakkan di sejumlah titik keramaian.

Operasi bertujuan untuk memastikan masyarakat menjalankan protokol kesehatan 3M yakni, memakai masker, mencuci tangan. hingga menjaga jarak saat berada di luar rumah agar terhindar dari penularan Covid-19.

AYO BACA : Selesaikan Masalah Sampah Permukiman Warga, Jaktim Bangun 394 Bank Sampah di 10 Kecamatan

"Operasi tertib masker masih terus kita galakkan setiap harinya. Memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, utamanya mengenakan masker saat berada di luar rumah," kata Evita dilansir utara.jakarta.go.id, Rabu (18/11/2020).

Untuk operasi di Jalan Bugis, didapati 25 pelanggar dikenakan sanksi sosial akibat tidak mengenakan masker. Pelanggar terdiri dari pejalan kaki hingga pengendara sepeda motor saat melintas di jalan tersebut.

“Hari ini (Rabu, 18 November 2020), di Jalan Bugis kami mendapati 25 pelanggar yang tidak mengenakan masker. Mereka kami beri sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum," ujarnya.

Dia mengimbau kepada seluruh warga untuk menaati protokol kesehatan demi kebaikan bersama. Sanksi akan diberikan lebih berat apabila pelanggar kembali kedapatan tidak mengenakan masker saat keluar rumah.

"Seluruh pelanggar kami data sesuai identitas KTP masing-masing. Jika kedapatan melanggar kembali maka kami sanksi dengan denda administratif," pungkasnya.

AYO BACA : Tanggulangi Luapan Kali Ciliwung, Kecamatan Kramat Jati Siapkan Pompa dan Pintu Air

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar