Yamaha

JAKARTA PANAS: Suhu Yang Tercatat Sih Sekitar 31 Derajat, Tapi Terasa Seperti 40 Derajat Celcius

  Jumat, 20 November 2020   Eries Adlin
JAKARTA PANAS: Suhu Yang Tercatat Sih Sekitar 31 Derajat, Tapi Terasa Seperti 40 Derajat Celcius (ilustrasi)/bkmg.go.id

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Suhu di beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya pada Jumat siang 20 November 2020 terasa seperti di kisaran 40 derajat Celcius. Keterangan tersebut dirilis oleh laman www.weather.com yang biasa disampaikan Google di telepon pintar.

Di Mekarsari, Cimanggis, misalnya. Suhu yang tercatat hanya 32 derajat Celcius. Namun, www.weather.com menyatakan real feel atau suhu yang terasa seperti 41 derajat Celcius.

“Depok Cimanggis, Mekarsari, suhu di sini sama juga 32 derajat, kerasanya/real feel-nya 41 derajat, tapi mendung langitnya,” tutur Aini kepada Ayojakarta.

Tidak jauh berbeda dengan suhu di Kelurahan Pisangan Timur, Jakarta Timur. Suhu yang tercatat adalah 32 derajat Celcius. Namun, menurut www.weather.com, panas teriknya serasa 39 derajat Celcius.

Begitu juga dengan di Jatiwaringin, Jakarta Timur, seperti yang disampaikan oleh Agung F kepada Ayojakarta dengan menyertakan cuplikan gambar dari gawainya. “32 derajat serasa 40 derajat. Pantesan gerah banget,” katanya.

Suhu yang sedikit lebih ‘adem’ dirasakan Naufal Mahfudz yang berkantor di kawasan Jl Gatot Subroto. “Semanggi 32 derajat tetapi terasa 39 derajat.”

Di Pondok Bambu, Jakarta Timur, seperti dituturkan Ceu Ety, suhu berada di level 32 derajat tetapi terasa seperti 37 derajat. Itupun Ety masih merasa gerah. “Rasanya seperti deket kompor,” katanya dengan bercanda.

Begitupun yang dirasakan Ijay, warga Utan Kayu Utara, Jakarta Timur. “Suhu 32 derajat tapi terasa 39 derajat.”

Suhu yang lebih ‘sejuk’ lagi terjadi Jagakarsa, Jakarta Selatan, hanya 27 derajat Celcius seperti yang tercatat di HP-nya. “Aku di rumah di Jagakarsa. Di HP 27 derajat. Tapi iya pas di luar wushhh panas banget nyengat ke muka muka,” kata Anggun.

Iyon di Cinere Depok menginformasikan suhu yang tercatat 31 derajat, namun terasa seperti 39 derajat.

Sejak beberapa hari ini suhu di Jakarta terutama siang hari memang terasa menyengat. Pekan lalu bahkan bererdar pesan berantai yang menyebutkan gelombang panas sedang terjadi di Indonesia. Akibatnya, suhu menjadi terik sekali.

Namun, pada 12 November, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menyatakan pesan berantai tersebut tidak benar. Berikut penjelasan BMKG:

  1. Gelombang panas umumnya terjadi berkaitan dengan berkembanganya pola cuaca sistem tekanan atmosfer tinggi di suatu area secara persisten dalam beberapa hari. Dalam sistem tekanan tinggi tersebut, terjadi pergerakan udara dari atmosfer bagian atas menuju permukaan (subsidensi) sehingga termampatkan dan suhunya meningkat. Pusat tekanan atmosfer tinggi ini menyulitkan aliran udara dari daerah lain masuk ke area tersebut. Semakin lama sistem tekanan tinggi ini berkembang di suatu area, semakin meningkat panas di area tersebut, dan semakin sulit awan tumbuh di wilayah tersebut.
  2. Saat ini, berdasarkan pantauan BMKG terhadap suhu maksimum di wilayah Indonesia, memang suhu tertinggi siang hari ini mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Tercatat suhu > 36 °C terjadi di Bima, Sabu, dan di Sumbawa pada catatan meteorologis tanggal 12-11-2020. Suhu tertinggi pada hari itu tercatat di Bandara Sultan Muhammad Salahudin, Bima yaitu 37,2 °C. Namun catatan suhu ini bukan merupakan penyimpangan besar dari rata-rata iklim suhu maksimum pada wilayah ini, masih berada dalam rentang variabilitasnya di Bulan November.
  3. Setidaknya suhu maksimum yang meningkat dalam beberapa hari ini dapat disebabkan oleh beberapa hal:
  • Pada bulan November, kedudukan semu gerak matahari adalah tepat di atas Pulau Jawa dalam perjalannya menuju posisi 23 lintang selatan setelah meninggalkan ekuator. Posisi semu Matahari di atas Pulau Jawa akan terjadi 2 kali yaitu di bulan November dan April, sehingga puncak suhu maksimum mulai dari Jawa hingga NTT terjadi di seputar bulan-bulan tersebut.

  • Cuaca cerah juga menyebabkan penyinaran langsung sinar matahari ke permukaan lebih optimal sehingga terjadi pemanasan suhu permukaan. Cuaca cerah di Jakarta dalam dua hari terakhir berkaitan dengan berkembangnya siklon tropis VAMCO di Laut Cina Selatan yang menarik masa udara dan awan-awan sehinggga menjauhi wilayah Indonesia bagian selatan sehingga cuaca cenderung menjadi lebih cerah dalam 2 hari terakhir.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini terkait perubahan iklim, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui:

  • Call center 021-6546318;

  • http://www.bmkg.go.id;

  • Follow twitter @infobmkg @infohumasbmkg;

  • Aplikasi iOS dan android "Info BMKG";

  • atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar