Yamaha

Siaga Bencana Musim Hujan, Pemkot Jakarta Pusat Imbau Warga Jaga Lingkungan

  Minggu, 22 November 2020   Icheiko Ramadhanty
musim hujan, warga Jakarta Pusat diminta waspada danmenjaga lingkungan/ dok

SAWAH BESAR, AYOJAKARTA.COM – Akhir tahun 2020, intensitas curah hujan kian tinggi terutama di beberapa wilayah Pulau Jawa. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan beberapa langkah antisipatif untuk mencegah banjir, genangan, maupun tanah longsor.

Pemprov DKI terus membangun saluran air dan menyiapkan beberapa peralatan yang dapat membantu mengurangi genangan jika terjadi. Selain itu, mereka juga mengimbau warganya untuk menjaga lingkungan.

Salah satu imbauan tersebut datang dari Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus), Iqbal Akbarudin. Dia meminta warga Karang Anyar agar menjaga lingkungan.

Hal ini diungkapkannya saat meninjau gerebek lumpur di RW 08 Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020).

AYO BACA : Fasilitas Jak Wifi Juga Dimanfaatkan Warga Berjualan Daring

Menurutnya, warga dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat perlu berkolaborasi untuk mengidentifikasi potensi kerawanan yang ada di wilayah.

Kerawanan itu seperti bencana banjir, genangan air, pohon tumbang, kebersihan, dan keamanan wilayah.

"Jadi warga harus inisiatif menginformasikan pada perangkat warga mulai dari RT/RW mengenai potensi kerawanan di wilayahnya sehingga bisa ditangani pemerintah. Di samping itu warga juga perlu menjaga kebersihan lingkungannya," ungkapnya, dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Minggu (22/11/2020).

Selain itu, Iqbal juga mengatakan pelaksanaan gerebek lumpur di lingkungan RW 08 Karang Anyar ini cukup efektif untuk menjaga kelancaran air di pemukiman. Sebab, sepanjang pengamatannya saluran warga di sepanjang RW tersebut dipenuhi endapan lumpur

AYO BACA : 32 Provinsi Ikut Lomba MTQ, DKI Jakarta Raih Juara Kedua

"Di sini endapannya cukup tinggi sekitar 30 cm tentunya dengan adanya grebek lumpur ini efektifitas saluran bisa ditingkatkan lagi," jelasnya.

Ke depan, kata Iqbal, Pemkot Administrasi Jakpus mengharapkan warga terus berkomitmen menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Serta disiplin menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Di tempat yang sama, Camat Sawah Besar, Prasetyo menerangkan, sebanyak 150 personel gabungan dan warga dikerahkan dalam gerebek lumpur hari ini. Selain melakukan pengurasan lumpur, para petugas juga diarahkan melakukan penopingan pohon yang rawan tumbang saat hujan.

"Kita ingin memperlancar air di saluran warga menuju saluran penghubung (PHB) utama. Sehingga PHB di Jalan G Karang Anyar yang telah dikuras membuat aliran air tidak mengendap," ungkapnya.

Prasetyo menerangkan, sejauh ini pemukiman di kawasan RW 08 Karang Anyar ini tidak pernah tergenang. Namun, lumpur di kawasan ini cukup tinggi sehingga perlu dikuras.

"Untuk genangan tidak ada, tapi lumpurnya tinggi sehingga perlu dikuras dan dibersihkan," tandasnya.

AYO BACA : Sudah Terdaftar BLT UMKM Rp2,4 Juta? Begini Cara Ceknya!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar