Yamaha

PENCAIRAN KJP TAHAP 2 NOVEMBER 2020: Masih Dalam Proses, Katanya

  Selasa, 24 November 2020   Eries Adlin
PENCAIRAN KJP TAHAP 2 NOVEMBER 2020: Masih Dalam Proses, Katanya

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pencairan KJP tahap 2 tahuan 2020 untuk periode masih belum juga terlaksana meski sudah memasuki pekan terakhir bulan ini.

“Selamat pagi. Pencairan KJP Plus dan KJMU Tahap 2 Tahun 2020 saat ini masih proses. Jika prosesnya sdh selesai, pengumuman pencairannya pasti akan dipublikasikan melalui akun IG P4OP atau Dinas Pendidikan. Mohon ditunggu ya.”

Begitu penjelasan dari akun Twitter resmi Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, @upt_p40p, pada 24 November 2020.

Sebelumnya, ketika Ayojakarta menanyakan kapan pengumuman pencairan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 tahun 2020 periode November, akun @upt_p4op tidak menjawab secara pasti.

“Mohon ditunggu ya.” Demikian informasi yang disampaikan akun Twitter P40P, Senin 23 November 2020 menjawab pertanyaan Ayojakarta via Twitter.

Pertanyaan tentang kapan pencairan KJP dan KJMU tahap 2 tahun 2020 untuk bulan November ramai di media sosial terutama Facebook.  Beredar rumor di grup Facebook yang beranggotakan para penerima KJP Plus dan KJMU bahwa pencairan bantuan untuk periode November akan dilakukan mulai hari ini.

Pencairan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 tahun 2020 untuk November sedikit berbeda dengan penyaluran sebelum-sebelumnya karena memakai data baru berdasarkan pendataan yang rampung sejak sebulan lalu

Selain belum ada keterangan resmi dari pejabat di Ibu Kota, media sosial milik Pemprov DKI pun belum ada yang melansir tentang kapan pencairan KJP Plus tahap 2 tahun 2020 untuk November akan berlangsung.

Informasi terakhir yang terkait dengan pencairan KJP Plus tahap 2 tahun 2020 periode November disampaikan oleh akun Twitter resmi Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, @upt_p4op, pada 19 November.

Ketika menjawab pertanyaan wargnet tentang info menyangkut pencairan KJP Plus tahap 2 tahun 2020, akun @upt_p40p menjawab, “Selamat siang. Saat ini masih dalam proses penetapan Kepgub.”

Berdasarkan penelusuran Ayojakarta, pencairan KJP Plus tingkat SD, SMP, dan SMA biasanya dilakukan di atas tanggal 20-an setiap bulan. Jadi kemungkinan KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 cair antara hari ini sampai dengan 30 November 2020.

Misalnya, pencairan dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2020 bulan Juli mulai meluncur pada tanggal 20 hingga 23. Pada Agustus, bantuan tersebut mulai disalurkan pada tanggal 19 hingga 25.

Lantas, pencairan KJP Plus tahap 1 pada September meluncur ke rekening Bank Bali penerima mulai tanggal 22 hingga 25. Pada Oktober, penyaluran dilakukan pada tanggal 23 hingga 27.

 

Proses pendataan para penerima pencairan KJP Plus tahap 2 tahun 2020 kali ini melewati 4 tahapan yaitu:

  • 1 Oktober hingga 8 Oktober 2020: Dinas Pendidikan mengumumkan data calon penerima sementara yang berasalkan dari Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta melalui sekolah.

  • 1 Oktober hingga 8 Oktober 2020: Calon penerima yang terdaftar haus melengkapi berkas melalui sekolah.

  • 9 Oktober hingga 12 Oktober 2020: Verifikasi kelengkapan berkas calon penerima.

  • 13 Oktober hingga 15 Oktober 2020: Proses data final penerima ditetapkan.

Adapun, besaran dana per bulan yang akan diterima dalam pencairan KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 adalah:

  • Tingkat SD/Sederajat: Dana sebesar Rp250 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp135 ribu dan dana berkala Rp115 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SD swasta Rp130 ribu.

  • Tingkat SMP/Sederajat: Dana sebesar Rp300 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp185 ribu dan dana berkala Rp115 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMP swasta Rp170 ribu.

  • Tingkat SMA/Sederajat: Dana sebesar Rp420 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp235 ribu dan dana berkala Rp185 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMA swasta Rp290 ribu.

  • Tingkat SMK/Sederajat: Dana sebesar Rp450 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp235 ribu dan dana berkala Rp215 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMK swasta Rp240 ribu.

  • PKBM: Khusus untuk pusat kegiatan belajar masyarakat akan mendapatkan dana sebesar Rp300 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp185 ribu dan dana berkala Rp115 ribu.

  • Lembaga kursus: Khusus untuk lembaga kursus pelatihan akan mendapatkan dana sebesar Rp1,8 juta per semester.

Selama pandemi Covid-19 ini, dana rutin dan dana berkala dapat digunakan setiap bulan untuk belanja kebutuhan pangan, kebutuhan kesehatan dan kebutuhan pendidikan. Untuk kebutuhan pendidikan ialah termasuk menunjang biaya komunikasi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar