Yamaha

PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Biar Cair Rp1,8 Juta, Buruan Aktifkan Rekening Baru dengan 5 Cara Ini!

  Selasa, 24 November 2020   Aini Tartinia
[Ilustrasi] Guru mengajar (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp1,8 juta bagi guru honorer sudah bisa dicairkan ke rekening yang sudah dibuatkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelumnya.

Dengan demikian, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) non-PNS (Pegawai Negeri Sipil) harus mengaktifkan rekening tersebut ke bank penyalur, seperti BNI, BRI, BTN, dan Mandiri dengan membawa sejumlah dokumen yang telah disyaratkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Dirangkum dari Buku Saku Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS di lingkungan Kemendikbud, berikut cara dan dokumen yang harus disiapkan:

1. Kemendikbud membuat rekening baru bagi setiap PTK penerima BLT atau BSU guru honorer

2. PTK mengakses Info GTK (info.gtk.kemdikbud.go.id) atau Pangkalan Data Dikti (pddikti.kemdikbud.go.id) untuk menemukan informasi rekening bank masing-masing dan lokasi cabang bank penyalur untuk pencairan bantuan.

3. PTK menyiapkan dokumen pencairan BLT atau BSU guru honorer sesuai dengan informasi yang didapat.

Dokumen yang dibutuhkan adalah:

- KTP

AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Rp1,8 Juta ke BNI, BRI, BTN, Mandiri Akan Ada Potongan Pajak? Ini Sebabnya!

- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada

- Surat Keputusan Penerima BSU Kemendikbud yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti

- Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, diberi materai, dan ditandatangani oleh penerima

4. PTK membawa dokumen yang dipersyaratkan dan menunjukkan ke petugas bank penyalur untuk diperiksa

5. PTK diberikan waktu mengaktifkan rekening dan mencairkan bantuan hingga 30 Juni 2021

Perlu kalian ketahui, yang dimaksud PTK adalah tidak hanya pendidik seperti guru dan dosen tetapi juga tenaga kependidikan yang bekerja di lingkungan pendidikan, seperti tenaga administrasi, laboratorium, dan perpustakaan.

Untuk guru honorer yang merasa memenuhi syarat, diminta untuk mengakses info GTK melalui info.gtk.kemdikbud.go.id. Lalu, untuk dosen tingkat perguruan tinggi baik negeri maupun swasta bisa mengakses pddikti.kemdikbud.go.id untuk memastikan dirinya sebagai penerima BSU atau tidak.

PTK bisa login dengan akun masing-masing yang biasanya bisa ditanyakan ke operator sekolah atau perguruan tinggi.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Susah Akses info.gtk.kemdikbud.go.id? Silakan Ikuti Tips Ini

Setelah login menggunakan akun masing-masing ke laman tersebut, maka akan muncul pemberitahuan sebagai berikut:

1. Dana BSU Kemendikbud sudah cair ke rekening penerima.

2. Pencairan dana oleh penerima dapat dilakukan 3 (tiga) hari setelah tanggal terbit Surat Perintah Penyaluran (SPPN).

3. Berkas yang harus dibawa saat proses pencairan ke Bank:

a. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

b. Print out Info GTK.

c. Kartu Tanda Penduduk (KTP).

d. Kartu Keluarga.

e. NPWP

Untuk dokumen SPTJM dapat diunduh di link Info GTk dan PDDikti. Setelah itu, PTK dapat segera mendatangi bank penyalur untuk mengaktifkan rekening. Dana BLT atau BSU guru honorer akan disalurkan melalui rekening yang telah diaktifkan tersebut.

AYO BACA : Untuk Para Guru Honorer, Ini Syarat Pendaftaran PPPK 2021!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar