Yamaha

PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENAG: Rp600 ribu Cair ke BNI, Mandiri, BRI Bagi GTK yang Terdaftar di Sini!

  Selasa, 24 November 2020   Aini Tartinia
Ilustrasi uang (Republika)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Dana bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) guru honorer Kementerian Agama (Kemenag) Rp600ribu bakal segera cair ke guru dan tenaga kependidikan (GTK) non-PNS madrasah yang terdaftar di Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag (Simpatika).

Direktur GTK Madrasah Kementerian Agama, M Zain mengatakan, adapun untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-PNS pada sekolah umum, calon penerima adalah mereka yang telah terdaftar di Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (Siaga).

"Untuk guru honorer calon penerima BSG yang kebetulan belum memiliki rekening aktif, akan dibantu dengan skema pembukaan rekening kolektif langsung dari Bank Penyalur," ujar Zain dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/11/2020) lalu.

Zain menyebutkan, 543 ribu GTK non-PNS pada Raudatul Athfal (RA)/Madrasah akan menerima dana BLT atau BSU guru honorer Kemenag sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan. Selain itu, ada 93 ribu guru PAI non-PNS di sekolah umum yang juga akan menerima dana bantuan tersebut.

“Terkait proses pencairan, kami masih menunggu proses revisi DIPA Ditjen Pendis. Semoga waktunya tidak lama lagi,” ucapnya.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENAG: Rp600 ribu Cair Akhir November Tak Ada Potongan, Segera Lakukan 3 Hal Ini!

BLT atau BSU guru honorer ini, lanjut Zain, merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu para guru, khususnya tenaga honorer, di tengah pandemi Covid-19. Nantinya, tidak ada potongan apapun terkait pencairan dana bantuan. BLT akan langsung ditransfer ke rekening penerima.

“Semoga BSG ini sudah bisa dicairkan pada akhir November, atau awal Desember 2020,” tandasnya.

Ayojakarta pun belum mengetahui mekanisme penyaluran BLT atau BSU kepada guru honorer Kemenag. Sebagai perbandingan, berikut ini alur pencairan bantuan pemerintah kepada pekerja dan buruh formal yang tercatat sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta:

1. Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, sekarang disebut BP Jamsostek, dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) mengumpulkan nomor rekening para calon penerima.

2. HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja kepada BP Jamsostek.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Biar Cair Rp1,8 Juta, Buruan Aktifkan Rekening Baru dengan 5 Cara Ini!

3. BP Jamsostek melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dalam tiga tahap.

4. Setelah tiga tahapan validasi selesai, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

5. Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja, Kemnaker memiliki kesempatan sampai empat hari untuk melakukan check list.

6. Selesai checklist, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

7. KPPN menyalurkan BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

8. Bank Himbara lantas menyalurkan BSU ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank Himbara, maupun rekening bank swasta termasuk BCA.

Dengan mengikuti alur tersebut, untuk para guru agama bukan PNS (honorer) sebagai calon penerima BLT Rp1,2 juta yang memiliki rekening bank swasta termasuk Bank BCA dipastikan membutuhkan waktu lebih panjang karena harus melalui transfer antar bank.

Penjelasan tentang hal itu berulang kali disampaikan oleh Bank BCA melalui akun Twitter resmi mereka @HaloBCA dalam berbagai kesempatan.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Susah Akses info.gtk.kemdikbud.go.id? Silakan Ikuti Tips Ini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar