Yamaha

Terciduk KPK, Begini Rincian Kekayaan Edhy Prabowo, Total Rp7,4 Miliar

  Rabu, 25 November 2020   Aini Tartinia
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, pada Rabu (25/11/2020) dini hari terkait dugaan kasus ekspor benih lobster atau benur.

Kabar penangkapan Edhy dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango. Namun, hingga kini ia belum dapat mengungkapkan lebih lanjut penangkapan anak buah Prabowo Subianto itu.

“Benar KPK tangkap (Edhy Prabowo), terkait ekspor benur tadi pagi pukul 01.23 WIB. Ada beberapa (orang) dari KKP dan keluarga yang bersangkutan,” ujar Nawawi dalam pesan singkatnya pagi ini.

Berdasarkan catatan Ayojakarta, Edhy teranyar melaporkan harta kekayaan ke KPK melalui elhkpn.kpk.go.id  pada akhir tahun lalu. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik KPK, Edhy tercatat memiliki kekayaan Rp7,4 miliar.

AYO BACA : Ini Foto Menteri KKP Edhy Prabowo di Amerika Serikat Sebelum Kena OTT oleh KPK

Berikut rincian harta kekayaan pria 47 tahun yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI ini berdasarkan LHKPN diakses pada hari ini dan merupakan data terbaru, yakni pada 31 Maret 2020 lalu:

Memiliki 10 aset properti di bidang tanah dan bangunan yang total nilainya Rp4,3 miliar, tujuh di antaranya berada di kampung halaman Edhy, yakni Muara Enim, Sumatera Selatan serta tiga lainnya di Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin tercatat total yang dimiliki sebesar Rp890 juta, terdiri dari 2 unit mobil Mitsubishi Pajero Sport keluaran 2011 dan keluaran  2017 paling mahal senilai Rp500 juta, 2 unit motor Yamaha RX king dan Honda Beat, 1 BMC Sepeda Sport senilai Rp65 juta, dan 1 Honda Genset.

Harta bergerak lainnya yang ditaksir mencapai Rp1,9 miliar

AYO BACA : Menteri KKP Edhy Prabowo Terjaring OTT, KPK Sebut Terkait Ekspor Benur

Aset kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp256 juta

Sampai saat ini, Ayojakarta belum mendapatkan jawaban resmi dari pihak DPP Gerindra atas penangkapan Edhy Prabowo yang juga politikus partai tersebut.

Ayojakarta mencoba mengonfirmasi kepada Wakil Ketua Umum Gerindra Bidang Hukum dan Advokasi, Habiburokhman pagi ini, namun belum mendapatkan konfirmasi resmi untuk upaya atau langkah lanjutan dari Gerindra.

Berdasarkan keterangan Nawawi, Edhy  Prabowo ditangkap bersama sang istri saat tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan maskapai penerbangan dari Jepang. Diketahui, Edhy baru saja pulang dari Amerika Serikat.

Sampai saat ini, KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT ini. Belum diketahui kapan KPK akan menggelar jumpa pers terkait OTT (operasi tangkap tangan) ini. 

AYO BACA : Menteri KKP yang Kena OTT KPK, Bu Susi Malah Jadi Trending Topic Twitter

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar