Yamaha

Tunggu Kabar KJP Tahap 2 Kemungkinan Cair Hari Ini, Buka bit.ly/cekkjp2020 Pastikan Nama Terdaftar!

  Rabu, 25 November 2020   Aini Tartinia
ilustrasi kartu prakerja (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Lima hari jelang akhir November 2020, KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 belum juga cair ke rekening masing-masing penerima.

Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI masih mengimbau warga DKI menunggu hingga proses selesai dan dipublikasikan lewat Instagram @upt.p4op.

Lebih baik, pastikan terlebih dahulu nama putra dan putri kalian apakah benar terdaftar sebagai penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020. Pasalnya, prosedur yang biasa digunakan untuk melakukan pencarian nama peserta KJP melalui web kjp.jakarta.go.id saat ini hanya tersedia untuk status KJMU.

Tak perlu bingung, cara ini bisa langsung kalian praktikan di ponsel:

1. Buka aplikasi browser di ponsel anda, lalu ketik di kotak alamat web atau kolom pencarian bit.ly/cekkjp2020. Setelah itu, klik enter pada keyboard ponsel kalian.

2. Setelah itu muncul tampilan folder bertuliskan Daftar Calon Penerima KJP Tahun 2020 Tahap 2. Lalu, klik dan muncul folder DKI Jakarta, klik kembali sampai ada 5 folder yang masing-masing terdiri dari wilayah di ibukota.

AYO BACA : Pak Anies, Kapan KJP Tahap 2 November 2020 Cair? P4OP Bilang Tunggu Publikasi!

3. Setelah itu, nanti muncul 5 folder kota administrasi di ibukota. Pilih kota sesuai dengan alamat sekolah putra dan putri kalian. Contohnya, jika putra dan putri kalian bersekolah di wilayah Jakarta Selatan, klik folder Jakarta Selatan dan kemudian muncul masing-masing 10 folder per kecamatan di wilayah tersebut.

4. Misalnya posisi sekolah putra dan putri kalian berada di Kecamatan Pancoran, klik dua kali folder tersebut dan nanti akan ditampilkan 6 jenis dokumen sesuai jenjang sekolah yang ada di kecamatan tersebut, yakni terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pancoran, Madrasah Aliyah (MA) Pancoran, Madrasah Tsanawiyah (MTS) Pancoran, SD Pancoran, SMP Pancoran, SMA Pancoran, dan SMK Pancoran.

5. Perlu diketahui satu jenis dokumen tersebut berisikan seluruh nama sekolah yang ada di Kecamatan Pancoran. Misal, jika anak kalian bersekolah di salah satu MA Pancoran, data nama serta sekolah bercampur dengan sekolah MA lainnya di dalam data tersebut.

6. Untuk mencari nama anak kalian langsung saja klik dokumen yang sesuai dengan jenjang sekolah, lalu klik simbol titik tiga yang berada di kanan atas ponsel, lalu akan muncul menu kotak bertuliskan “Cari dang anti”, kemudian klik dan ketik nama putra dan putri kalian.

7. Jika nama anak kalian beserta sekolahnya muncul, berarti terdaftar sebagai calon penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020. Namun, kalian harus konfirmasi kembali ke pihak sekolah bahwa apakah telah disetujui pihak sekolah atau belum. Jika sudah, kalian tinggal tunggu pencairan dana pencairan dana KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020.

Kapan Pencairan?

AYO BACA : Pemprov DKI Jakarta Alokasikan APBD untuk Program Beasiswa 1.000 Sarjana

Berdasarkan penelusuran Ayojakarta, pencairan KJP Plus dari tingkat SD, SMP, dan SMA biasanya dilakukan di atas tanggal 20-an setiap bulan.

Jika sebelumnya melihat jadwal pencairan dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2020, pertama cair yakni pada 20 Juli 2020 hingga 23 Juli 2020. Lalu, pencairan kedua pada 19 Agustus 2020 hingga 25 Agustus 2020 dan pencairan ketiga pada 22 September 2020 hingga 25 September 2020.

Diperhatikan dari tanggal pencairan dari Juli 2020 hingga September 2020 tersebut, maka kemungkinan prediksi KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 cair antara 21 Oktober sampai dengan 31 Oktober 2020. Atau paling lambat, kemungkinan bakal cair bulan depan. Tetap tunggu dan sabar, ya.

Manfaat setelah pencairan?

Jika kalian lolos mendapatkan kartu KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 dari Pemprov DKI, pemberian dana biasanya dibagi dua yakni dana rutin dan dana berkala. Dana rutin dapat dipergunakan mulai tanggal 1 hingga 3 setiap bulan dan Dana Berkala dapat mulai digunakan untuk belanja keperluan sekolah pada libur semester

Namun, kebijakan itu diubah selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. Seluruh dana yang diberikan bisa ditarik tunai.

Dana berkala juga diberikan tiap bulan, bersamaan dengan dana rutin.

Misalnya, siswa SD biasanya mendapatkan dana rutin Rp135 ribu per bulan, Rp100 ribu bisa ditarik tunai. Sementara itu, sisanya untuk belanja pangan murah secara non-tunai. Kini, dana Rp135 ribu itu bisa ditarik tunai seluruhnya.

Tapi ingat, gunakan dana rutin dan dana berkala untuk kebutuhan pangan, kebutuhan kesehatan, dan kebutuhan pendidikan, ya. Jangan gunakan dana tersebut di luar kebutuhan yang telah ditentukan. Gunakan manfaat bantuan KJP Plus secara bijak.

AYO BACA : KJP Tahap 2 SD/SDLB/MI November 2020 Cair Hari Ini? P4OP DKI Bakal Umumkan Jika Hal Ini Sudah Rampung!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar