Yamaha

PENCAIRAN BSU GURU HONORER KEMENAG: Alhamdulillah, Rp 1,8 Juta Mulai Cari Hari Ini, Ayo Cek Rekening

  Rabu, 25 November 2020   Eries Adlin
Menteri Agama Fachrul Razi menyerahkan BSU kepada guru dan tenaga kependidikan honorer atau non- PNS di lingkungan Kemenag seusai hari perayaan Hari Guru Nasional/kemenag.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Bantuan subsidi upah (BSU) guru honorer atau non-Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) senilai Rp1,8 juta mulai cair hari ini.

Menteri Agama Fachrul Razi menyerahkan BSU kepada guru dan tenaga kependidikan honorer atau non- PNS secara simbolis kepada lima orang perwakilan penerima seusai pelaksanaan upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2020, di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat Jakarta, Rabu (25 November 2020).

Menurut catatan Ayojakarta, total BSU guru honorer di lingkungan Kemenag akan mengucur kepada 543.928 GTK non-PNS pada RA/Madrasah. Selain itu, ada 93.480 guru Pendidikan Agama Islam non-PNS di Sekolah Umum yang juga akan menerima bantuan.

Persyaratan utama penerima BSU guru honorer dan tenaga kependidikan honorer di Pendidikan madrasah adalah yang terdaftar di Simpatika. Adapun untuk guru Pendidikan Agama Islam pada sekolah umum, calon penerima adalah mereka yang sudah terdaftar di SIAGA.

Menag menyampaikan bahwa pada masa pandemi ini guru memiliki peran besar untuk menjaga keberlangsungan bangsa. Ia pun mengapresiasi para guru yang telah berdedikasi tanpa henti selama pandemi Covid-19.

“Meskipun kondisi masyarakat sedang menghadapi pandemi covid-19, akan tetapi guru tetap menunjukkan baktinya kepada peserta didik, dan masyarakat dan negara,” kata Menag seperti dilansir laman resmi Kemenag, www.kemenag.go.id, 25 November 2020.

Menurut Menag, hal itu menjadi bagian ikhtiar bersama untuk terus melaksanakana amanah mencerdaskan bangsa. Medan yang sulit terbukti tidak menjadi halangan untuk menjalankan tugas mulia mendidik para penerus bangsa.

Dedikasi dan semangat guru untuk senantiasan menjaga keberlangsungan NKRI, menurut Menag, perlu terus dilakukan tanpa henti. “Hal ini sesuai dengan tema yang ditetapkan dalam Bakti Guru, Lindungi Negeri,” ujarnya.

“Tema ini mengandung makna bahwa bakti para guru dari dulu sampai sekarang hingga di masa yang akan datang adalah dimaksudkan untuk menjaga dan melindungi keberlangsungan negeri kita tercinta,” sambung Menag.

Menag mengungkapkan, setiap peringatan HGN, kita diingatkan kembali betapa penting dan terhormatnya tugas guru dari masa ke masa. Menurut dia, sejak awal berdirinya bangsa Indonesia, guru telah memiliki peran besar dalam menjaga kebhinekaan yang ada di Indonesia.

“Peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan.  Di masa penjajahan guru selalu menanamkan semangat nasionalisme, patriotisme, dan sikap cinta tanah air,” tutur Menag.

Menutup sambutannya, Menag berpesan untuk agar guru dapat terus meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan, utamanya dalam penguasaaan dunia digital.

“Dunia digital dengan media sosialnya telah menjadi candu bagi masyarakat kita, sehingga para guru dituntut untuk dapat memberikan bekal bagi peserta didik, untuk membentengi diri dari ekses-ekses negatif dunia digital tersebut,” pesan Menag.

Upacara peringatan HGN 2020 di Kantor Kemenag Jakarta dilaksanakan secara terbatas, dan hanya dihadiri Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, serta jajaran pejabat eselon I dan II Kementerian Agama. Upacara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar