Yamaha

Sekolah Tatap Muka Kota Bogor, Izin Murid Sepenuhnya Kewenangan Orang Tua

  Rabu, 25 November 2020   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor, Bima Arya/ dok

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, pihaknya merespon apa yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengenai rencana pembelajaran tatap muka tahun 2021. Ia pun meminta tenaga pendidik dan pihak sekolah menyiapkan rencana tersebut sebaik mungkin.

Selanjutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan melakukan pemeriksaan semua sekolah mengenai perangkat protokol kesehatan. 

Selain itu, lingkungan sekolah juga menjadi hal yang harus diperhatikan dan harus aman dari kerumunan para siswa setelah berakhirnya proses pembelajaran. Kepada satgas sekolah bersama aparatur wilayah Bima Arya meminta untuk memastikan hal tersebut. 

AYO BACA : Kota Bogor Tambah 46 Kasus Baru Covid-19

"Sistem belajar juga harus dipastikan aman. Ada pembatasan kuota, masuknya digilir dan tetap ada PJJ," ujar Bima, Rabu (25/11/2020).

Orang tua yang tidak memberikan izin anaknya untuk mengikuti pembelajaran secara tatap muka, maka siswa tersebut tidak diwajibkan mengikuti kegiatan tatap muka. 

Saat ini, Disdik Kota Bogor masih merumuskan panduan teknis untuk disosialisasikan kepada semua sekolah di Kota Bogor. 

AYO BACA : Kegiatan Keagamaan di Jakarta Timbulkan Klaster Penularan Covid-19 hingga 25

Pada intinya, di sisi lain PJJ memiliki banyak dampak negatif, baik bagi siswa yang tidak mendapatkan pendidikan yang berkualitas maupun orang tua yang tidak semua mampu membimbing anaknya dan memenuhi kebutuhan PJJ di masa pandemi Covid-19.

"Tenaga pendidik sendiri, masih banyak yang belum bisa menyesuaikan dengan PJJ. Data yang ada, hampir 60 persen instruksi sekolah diberikan melalui whatsapp (WA) group," sebutnya.

Disisi lain, Bima Arya tidak ingin ada korban anak-anak yang berjatuhan ketika rencana pembelajaran tatap muka berjalan. Anak-anak adalah masa depan, pemimpin pada saatnya. 

"Untuk itu harus dijaga dan diselamatkan," ujarnya.

Ia juga kembali menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sebelum dilaksanakan kegiatan tatap muka, rencananya para tenaga pendidik dan diharuskan mengikuti tes PCR atau Swab Test. Saat ini Pemkot Bogor tengah berupaya mempersiapkan segala sesuatunya. 

"Insya Allah kita akan kombinasikan kualitas pendidikan dan protokol kesehatan. Semoga semua bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

AYO BACA : CHORD dan Lirik Lagu Kekasih Bayangan Cakra Khan yang banyak Dicover Sama Youtuber

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar