Yamaha

Atasi Banjir Musim Penghujan, PPSU Koja Angkut Lumpur dan Sampah di Saluran Air

  Jumat, 27 November 2020   Aini Tartinia
Petugas PPSU Kelurahan Koja sedang membersihkan saluran air/dok: utara.jakarta.go.id

KOJA, AYOJAKARTA.COM – Memasuki musim hujan, Kelurahan Koja, Jakarta Utara membersihkan saluran air di sepanjang saluran di Jalan Cipeucang 5 RW 13 dan Jalan Lorong O Petak RW 005 Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Lurah Koja, Frimelda Novarita mengakui, pihaknya menghadapi musim penghujan mengerahkan PPSU untuk membersihkan saluran air. Seperti yang dilakukan pada Kamis (26/11/2020), puluhan petugas dikerahkan untuk menguras saluran air di sepanjang saluran air Jalan Cipeucang 5 dan RW 05, Jalan Lorong O Petak.

AYO BACA : Setahun Ada 22 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Daop 1, KAI Gelar Sosialisai Disiplin Lalu Lintas

“Upaya mengatasi banjir di Koja, kami mengerahkan petugas PPSU kelurahan melaksanakan pembersihan lumpur dan sampah dari dua lokasi saluran air. Saluran pertama di RW 013 tepatnya Jalan Cipeucang 5 dan di RW 005. Jalan Lorong O Petak,” kata Frimelda dilansir utara.jakarta.go.id, Kamis (26/11/2020).

Frimelda menambahkan, dalam pembersihan lumpur dan sampah ini sebanyak 80 karung lumpur berhasil diangkat dari saluran air di Kelurahan Koja. Berdasarkan jumlah itu dari RW 05 diangkat sebanyak 50 karung dan dari lokasi RW 013 sebanyak 30 karung.

AYO BACA : Tekan Penyebaran Covid-19, Masjid Al Jihad Kelapa Gading Disemprot Disinfektan

“Dengan diangkatnya lumpur dan sampah dari sana diharapkan bisa kembali menormalkan aliran air yang sempat tersumbat sedimentasi lumpur,” ucapnya.

Dengan kondisi saluran air yang sudah bersih dari lumpur dan sampah, dirinya berharap masyarakat Koja khususnya warga RW 013 dan RW 05 mau ikut menjaganya.

“Pada saat membersihkan saluran di RW 013 petugas sempat kesulitan melakukan pembersihan karena harus terlebih dulu melakukan pembongkaran deker,” ujar Frimelda.

“Untuk itu diimbau warga mau ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, dan yang terpenting di tengah pandemi ini jangan pernah berhenti menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.

AYO BACA : Pemkab Kepulauan Seribu Ingin Bangun Kampung Tanggap Bencana di 6 Kelurahan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar