Yamaha

Liga Argentina Resmi Berganti Piala Diego Maradona

  Minggu, 29 November 2020   Budi Cahyono
Wajah mendiang Diego Maradona terpampang di megatron Stadio San Paolo jelang laga Liga Europa 2020/2021 antara Napoli vs Rijeka, Jumat (27/11/2020) dini hari WIB. [Filippo MONTEFORTE / AFP]

ARGENTINA, AYOJAKARTA.COM -- Sebagai bentuk penghormatan kepada sang legenda Diego Maradona, kompetisi liga utama sepak bola Argentina kini berganti nama Piala Diego Maradona.

Diego Maradona wafat pada Rabu lalu. Liga sepak bola Argentina dimulai kembali pada hari Sabtu setelah seluruh emosi warga Argentina tercurah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Diego Maradona.

Pemain, pelatih, dan bahkan wasit mengungkapkan cinta dan terima kasih mereka kepada bintang sepak bola paling terkenal di negara itu.

AYO BACA : MARADONA MENINGGAL: Pele Ingin Main Bareng di Langit

Pertandingan pertama babak grup dimulai di seluruh negeri setelah satu menit tepuk tangan dari mereka yang hadir di stadion bebas penonton itu.

Wasit mengenakan kaus bertuliskan “Gracias Diego” di punggungnya, dan para pemain mendedikasikan gol untuk mantan bintang Piala Dunia yang meninggal karena serangan jantung itu.

Klub yang dilatih Maradona sebelum wafat, Gimnasia y Esgrima, turun ke lapangan dengan mengenakan kaus bertuliskan Maradona 10 di punggung dan seluruh anggota tim terekam meneriakkan nama Maradona di ruang ganti setelah menang 1-0 atas Velez Sarsfield.

AYO BACA : MARADONA MENINGGAL: Kau akan Selalu di Hati Kami. Selamat Jalan Legenda

“Kami ingin mendedikasikan ini untuk ayah kami, karena dia adalah ayah bagi kami, dia menelepon kami kapan pun kami membutuhkan sesuatu dan kami senang memberinya kemenangan ini,” kata Victor Ayala dari Gimnasia yang berlinang air mata kepada saluran TyC Sports.

Pemain cadangan Lucas Licht, difoto keluar dari bangku cadangan pada waktu tambahan dengan mengenakan sepasang sepatu bot yang diberikan kepadanya oleh sang legenda mantan pemain Boca Juniors dan Napoli itu.

Beberapa stadion memainkan lagu-lagu yang digubah sebagai penghormatan kepada sang bintang selama karirnya yang terkenal, termasuk menenangi Piala Dunia 1986.

Wajah dari pemain yang identik dengan nomor 10 yang terkenal itu juga ditampilkan di layar lebar selama 10 menit setelah permainan.

Olahraga lain termasuk bola basket dan balap motor juga memberikan penghormatan sebelum dan selama aksi akhir pekan kepada Maradona, yang dimakamkan dalam upacara spesial pada Kamis.

AYO BACA : Obituari Ricky Yacobi: Sosok Pendiam yang Moncer di Arseto Solo dan SEA Games 1987. Selamat Jalan Kapten!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar