Yamaha

Tes Swab Rizieq Dianggap Ilegal, MER-C Akui Tak Punya Laboratorium Tes Corona

  Senin, 30 November 2020   Fitria Rahmawati
Pentolan FPI Rizieq Shihab/ Suara.com

TEBET, AOYJAKARTA.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan, hasil negatif Corona, Ketua FPI,  Rizieq Shihab yang diklaim MER-C, lembaga kesehatan non profit, harus dipastikan kebenarannya. Mahfud menegaskan, lembaga medis itu tak terverifikasi dalam data pemerintah.

Menurut Mahfud, berdasarkan catatan pemerintah, MER-C tidak terdaftar dalam daftar fasilitas kesehatan atau lembaga medis yang berwenang melakukan tes corona.

"Berdasarkan catatan MER-C itu tidak punya laboratorium dan tidak terdaftar dalam jaringan yang memiliki kewenangan dalam melakukan tes," kata Mahfud dalam jumpa pers usai rapat, Minggu (29/11/2020).

Oleh sebab itu, Mahfud meminta pihak MER-C termasuk Rumah Sakit UMMI Bogor yang merawat Rizieq untuk memberikan keterangan kepada petugas medis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terkait hasil negatif tersebut.

AYO BACA : Terkait Habib Rizieq, Mabes Polri Jadwalkan Periksa RS Ummi dan Mer-C

Organisasi sosial kemanusiaaan non-profit Mer-C menjadi pihak yang melakukan tes swab Covid-19 terhadap pentolan FPI Rizieq Shihab. Meski begitu, MER-C enggan membeberkan hasil tes swab yang sudah dilakukan Rizieq.

Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dokter Sarbini Abdul Murad mengakui pihaknya tak memiliki laboratorium yang bisa digunakan untuk mengolah hasil sampel untuk tes corona.

"Jadi kalau dibilang Mer-C enggak punya lab, memang kita enggak punya lab, kita akui dan harus dipahami sama semua pihak. Tapi yang kita ambil tes swab itu kita bawa ke lab yang kredibel yang sesuai dengan kemampuan untuk mendeteksi Covid-19," kata lelaki yang akrab disapa Ben itu, Senin. 

Menurutnya sampel tes swab milik Rizieq dibawa ke laboratorium di Jakarta yang kredibel. Ben tak menyebut di mana. ia bahkan hanya mengatakan sudah melaksnakan pengambilan sampel seusai dengan standar pemeriksaan corona. Ia juga tak berkata hasilnya, karena menganggap keluarga Riziek yang paling berhak mengetahui hasilnya.

"Iya, keluarga yang bersangkutan," ucapnya.

AYO BACA : MER-C: Hoaks Ambulans Batu, Polisi Bacalah Konvensi Jenewa!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar