Yamaha

737 Petugas PPSU di Pemkot Jakarta Utara Ikut Uji Sertifikasi

  Selasa, 01 Desember 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi petugas PPSU DKI Jakarta/ Suara.com

JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 737 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kana mengikuti uji sertifikasi yang diselenggarakan Pemkot Jakarta Utara bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Sub Koordinator Perencanaan dan Informasi Balai Jasa Konstruksi Wilayah III DKI Jakarta Indra, Suhada mengatakan, para peserta ujian ini sudah menjalani tes rapid Jumat (27/11/2020) lalu. Setiap tenaga kerja di bidang konstruksi, kata dia, termasuk petugas PPSU wajib memiliki sertifikat.

AYO BACA : Sertifikasi Pekerja di Lingkungan Pemkot Jakut, 152 Petugas PPSU Cilincing Rapid Test Massal

Dalam uji tersebut, terdapat tiga materi yakni, keterampilan, pengetahuan, dan sikap dalam bekerja. Ketiga materi ini untuk membekali petugas PPSU dalam menghadapi persaingan tenang kerja global, utamanya pada kompetisi dengan tenaga asing yang masuk ke Indonesia.

“Petugas PPSU ini kan garda terdepan di Jakarta Utara dalam penanganan prasarana dan sarana umum. Mereka harus kita fasilitasi untuk bisa memiliki sertifikat agar kompetensi yang dimilikinya,” kata Indra, Senin (30/11/2020).

AYO BACA : Atasi Banjir Musim Penghujan, PPSU Koja Angkut Lumpur dan Sampah di Saluran Air

“Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari. Hari pertama kami berikan pembekalan materi dan hari ke dua ujian. Ujian sendiri meliputi uji tertulis, wawancara, dan praktek,” terangnya.

Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko mengatakan, uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini merupakan bagian penting bagi petugas PPSU dalam meningkatkan kompetensi kerja. Apalagi petugas PPSU merupakan garda terdepan dalam penanganan setiap kejadian di wilayah Jakarta Utara yang harus sigap dalam menjalani tugasnya.

“Karenanya penting untuk bisa meningkatkan kompetensinya, baik itu pengetahuan prosedur tata kerjanya dan juga mekanisme keselamatan dan kesehatan kerja (K3),” kata Sigit.

Sertifikasi itu, Sigit mengatakan, akan berlangsung selama dua hari yang dibagi dalam tiga lokasi yakni, Ruang Bahari, Aula Masjid Babussalam, dan Balai Yos Sudarso.  Sigit menjelaskan, kegiatan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak).

“Kami bagi menjadi tiga sektor sehingga memastikan protokol kesehatan terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

AYO BACA : Ragam Sikap Antisipatif Banjir Pemkot Jakpus: Siagakan Petugas PPSU hingga Siapkan Pompa Mobile

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar