Yamaha

Cold Storage Diharapkan Jaga Stabilitas Harga Pasar di Bogor

  Selasa, 01 Desember 2020   Husnul Khatimah
Cold Storage hiharapkan jaga stabilitas harga pasar di Bogor. (dok)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga unit Cold Storage dari Bank Indonesia.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan keberadaan Cold Storage yang masih membutuhkan waktu hingga finalisasi merupakan salah satu program dalam rangka menjaga stabilitas harga di Kota Bogor melalui pengendalian inflasi. 

"Ini sangat signifikan dan strategis," ujar Dedie.

AYO BACA : Masuk Kota Bogor, Kini Bisa Lewat Jalur Alternatif Jalan Parung Banteng

Kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Wakil Wali Kota ini meminta agar menyediakan tempat representatif sehingga bisnisnya bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan kontribusi.  

Ia juga mengingatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan Cold Storage agar dijalankan dengan baik. 

Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Achmad P. Subarkah menyebutkan, Cold Storage yang diserahkan ke Pasar Sukasari Kota Bogor merupakan yang pertama di Jawa Barat, bahkan di Indonesia. 

AYO BACA : Pemkot Bogor Tak Jadi Cabut Laporan RS Ummi, Plin-Plan?

Sebelumnya BI Jawa Barat melaksanakan kajian akan perlunya satu penampungan stok dagangan, utamanya bagi para pedagang. BI Jawa Barat kata Achmad sebelumnya menyerahkan Cold Storage kepada para peternak di Ciamis. 

Keberadaan Cold Storage di Pasar Sukasari Kota Bogor diharapkannya mampu menjaga stabilitas produk, khususnya harga daging agar tidak bergejolak. 

"Cold Storage di Pasar Sukasari Kota Bogor merupakan final project kami yang pertama. Diharapkan keberadaan Cold Storage dioperasikan dan dimanfaatkan dengan optimal," harapnya. 

Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Muzakkir menerangkan, setiap unit Cold Storage yang diberikan Bank Indonesia mampu menampung dan menyimpan empat ton produk. Ke depan selain mampu menekan laju inflasi, Muzakkir juga berharap tidak ada lagi kekurangan daging, ayam atau ikan di Kota Bogor. 

"Harapan kami ini adalah permulaan. Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor berdasarkan data, minimal memerlukan 30 ton Cold Storage. Ini akan menjadi cikal bakal unit bisnis kita dan ini akan membantu para pedagang dalam menitip dagangannya," katanya.

AYO BACA : Bima Arya Kampanyekan Menanam Pohon

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar