Yamaha

Dugaan Pelanggaran RS Ummi, Polisi: Kemungkinan Naik Status ke Penyidikan

  Selasa, 01 Desember 2020   Husnul Khatimah
Rumah Sakit Ummi Bogor (dok Suara.com)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan dugaan pelanggaran RS Ummi dengan kasus menghambat  penangganan penyebaran penyakit menular kemungkinan akan naik status ke tahap sidik pada Senin depan.

Dia mengatakan jika telah naik ke tahap sidik maka akan ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

AYO BACA : Polisi Periksa 13 Orang Terkait Dugaan Pelanggaran RS Ummi

"Status sekarang penyidikan, kalau Senin naik sidik berarti sudah ada tersangkanya, kan kalau naik sidik kan sudah ada orang yang kita duga sebagai tersangkanya," katanya Selasa (1/12/2020).

Dia mengatakan kasus tersebut akan naik ke tahap sidik jika saksi dinilai sudah lengkap. Hingga saat ini polisi telah memeriksa sebanyak 13 saksi yang berasal dari RS Ummi, Pihak Pemkot Bogor dan saksi ahli.

AYO BACA : Pemkot Bogor Hentikan Laporan Polisi Terkait Kasus RS Ummi

"Insyaallah hari ini dan besok ada pemeriksaan saksi lagi, mudahan hasil pemeriksaan bisa disimpulkan penyidik dan tim, senin naik sidik," katanya.

Dia mengatakan saksi diperiksa untuk menggali dugaan menghambat Satgas Covid Kota Bogor dalam penanganan penyakit menular.

Hendri menegaskan dari pemeriksaan kemarin semua ditanyakan mulai dari SOP, bagaimana kerja sama antara RS Ummi ini dengan Satgas dan Walikota.

"Semua ditanyakan mulai SOP, kerja sama antra RS Ummi dengan satgas, walikota apakah benar mereka RS rujukan untuk penanganan covid bagaimana SOP-nya, sistem pelaporannya sebagai RS yang ditunjuk penanganan covid," katanya.

AYO BACA : Terkait ‘Kabur’ Rizieq Shihab, Hari Ini 4 Petinggi RS Ummi Diperiksa Polisi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar