Yamaha

Vaksin Anti Covid-19 Moderna Libatkan Anak-anak untuk Uji Coba, Dididtribusikan Sebelum Natal

  Kamis, 03 Desember 2020   Fitria Rahmawati
apan masuk firma bioteknologi Moderna di Norwood, Massachusetts. Moderna adalah salah satu lembaga yang turut mengembangkan vaksin Covid-19 mRNA-1273. Foto: EPA-EFE/CJ GUNTHER via Republika

WASHINGTON, AYOJAKARTA.COM - Uji coba vaksi anti virus covid-19 dari perusahaan bioteknologi Moderna siap didistribusikan di berbagai negara bagian Amerika Serikat (AS) 21 Desember. Peredaran tersebut bisa dilaksanakan jika sudah mendapatkan persetujuan dari US Food and Drugs Administration (FDA AS). Sementara ini, Moderna masih melakukan uji coba terhadap anak usia 12 hingga 18 tahun.

Mengutip dari laman Independent, uji coba tersebut akan segera disusul dengan pertemuan bersama perusahaan vaksin Pfizer dan FDA pada 10 Desember nanti. Menurut clinicaltrials.gov uji coba melibatkan 3 ribu relawan di enam negara yakni Idaho, Minnesota, New York, Oklahoma, Texas, dan Utah.

AYO BACA : Jaga Keluarga dengan Vaksin

Jika vaksin diberikan persetujuan darurat, suntikan pertama dapat diberikan paling cepat 21 Desember. Pejabat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS merekomendasikan bahwa pekerja perawatan kesehatan dan orang tua yang tinggal di panti jompo akan menjadi kelompok pertama yang menerima vaksin.

Vaksin Pfizer mengklaim 95% efektif. Sedangkan, Moderna dilaporkan 94% efektif.

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Februari Mulai Penyuntikkan, Simak Cara Vaksinasi Khusus Jalur Mandiri

Suntikan vaksin membutuhkan dosis kedua. Bagi mereka yang menerima suntikan Pfizer, dosis kedua akan diberikan tiga pekan kemudian. Bagi mereka yang menerima suntikan Moderna, dosis kedua akan diberikan empat pekan kemudian.

Setelah pekerja perawatan kesehatan dan lansia yang tinggal di panti jompo menerima vaksin, CDC merekomendasikan pekerja penting mendapat prioritas dalam mendapatkan suntikan vaksin. Itu termasuk pekerja pangan dan pertanian, penegak hukum, pendidik, pekerja transportasi dan pekerja tanggap darurat.

Masing-masing negara bagian akan memiliki fleksibilitas untuk menentukan apakah kelompok pekerja khusus dapat dimasukkan dalam kategori pekerja esensial untuk mendapatkan akses prioritas ke obat tersebut. The New York Times melaporkan bahwa Arkansas mengusulkan untuk memasukkan pekerja di peternakan unggas besar dalam kategori pekerja esensial. Colorado juga ingin memasukkan pekerja industri ski yang sering tinggal di perumahan bersama selama musim ski.

Setelah itu, orang dewasa dengan gangguan kekebalan dan orang dewasa di atas usia 65 tahun akan diprioritaskan. Beberapa negara bagian mungkin memilih untuk memvaksinasi orang lanjut usia di atas 75 tahun sebelum pekerja penting.

Pejabat federal telah mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk mengirimkan vaksin 6,4 juta dosis pertama 24 jam setelah FDA menyetujui obat tersebut. Masyarakat umum diharapkan memiliki akses ke vaksin pada Mei atau Juni 2021.

AYO BACA : Manjur 94%, Vaksin Anti Covid-19 Moderna Minta Persetujuan Eropa dan AS

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar