Yamaha

30 Liter Cairan Disinfektan Habis untuk Semprot Tempat Isolasi Covid-19 di Kepulauan Seribu

  Kamis, 03 Desember 2020   Icheiko Ramadhanty
penyemprotan tempat isolasi Covid-19 / beritajakarta.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melakukan penyemprotan disinfektan di rumah yang menjadi tempat isolasi mandiri warga yang terpapar Covid-19.

Tempat isolasi tersebut terletak di RT 02/02, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Kepala Sektor 7 Kepulauan Seribu Utara Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Buang Miharja, mengatakan penyemprotan dilakukan atas tindak lanjut permintaan dari Puskesmas Pulau Kelapa.

"Sebanyak lima personel berikut satu unit water sprayer kita kerahkan untuk melakukan disinfeksi," ujarnya, dilansir dari beritajakarta.id, Kamis (3/12/2020).

AYO BACA : Kabupaten Bogor Catat 43 Kasus Baru Covid-19

Dia menjelaskan, penyemprotan disinfektan dilakukan di area dalam dan luar rumah dengan menghabiskan 30 liter cairan disinfektan. 

"Kita berharap rumah dan lingkungan sekitar kembali steril serta dapat mencegah penyebaran Covid-19," tandasnya.

Berdasarkan data pada Rabu (2/12/2020) pukul 12.00 WIB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.166 kasus di DKI Jakarta. Angka ini naik dibanding Selasa lalu, yakni sebanyak 1.058 kasus

AYO BACA : Sehari, Angka Covid-19 di Jawa Barat Meningkat 764 Kasus

Dari penambahan Rabu, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 139.085 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 126.069 kasus serta 2.706 kasus meninggal dunia.

Sehingga, kasus aktif di DKI Jakarta saat ini tercatat sebanyak 10.310 kasus. Dari penambahan kasus tersebut, menjadikan total kasus aktif mengalami peningkatan dari Selasa lalu yakni 10.228 kasus.

Menurut catatan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kasus aktif tersebut merupakan kasus yang masih menjalani perawatan. Perawatan tersebut meliputi isolasi mandiri maupun perawatan intensif di rumah sakit.

Selain itu, rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 21 November 2020 yaitu 1.579 kasus. Data statistik dari laman covid19.go.id, menyatakan bahwa DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus.

AYO BACA : Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta Kian Bertambah, Saat Ini Ada 10.310 Kasus Aktif per 2 Desember 2020

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar