Yamaha

Penuhi Panggilan Polisi, Bima Arya Dicecar 14 Pertanyaan Terkait Keberadaan Habib Rizieq

  Kamis, 03 Desember 2020   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor Bima Arya penuhi panggilan polisi. (Ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Bogor, Bima Arya memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan soal kasus RS Ummi terkait dugaan pelanggaran menghambat penanganan penyebaran penyakit menular.

Bima mengatakan dalam pemeriksaan itu dirinya dicecar sebanyak 14 pertanyaan terkait keberadaan Habib Rizieq di RS Ummi. 

AYO BACA : Bima Arya Kumpulkan Dirut RS se-Kota Bogor Bahas Kode Etik Data Pasien Covid-19

"Ada 14 pertanyaan yang fokus khusus terkait keberadaan Habib Rizieq Shihab di RS Ummi yang saya jawab," ujar Bima Arya di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (3/11/2020).

Bima mengaku dirinya menyampaikan keterangan yang diperlukan pihak kepolisian yang pada intinya pihak kepolisian ingin memastikan apakah semua sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

AYO BACA : Polisi Periksa 13 Orang Terkait Dugaan Pelanggaran RS Ummi

"Pihak kepolisian ingin memastikan apakah semua sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dari pemerintah Kota Bogor apakah langkahnya sudah sesuai, dari Ummi juga apakah sudah sesuai, saya lihat arahnya ke sana.Pihak kepolisian fokus pada aspek aturan pada aspek protokol kesehatan," kata Bima. 

Dia mengatakan proses hukum yang sedang berjalan menjadi pembelajaran yang baik untuk pemerintah, rumah sakit dan pasien soal kewenangan dalam penanganan penyakit menular.

"Saya kira ini baik untuk memastikan apakah semua sudah sesuai termasuk saya, saya kan juga diperiksa apakah langkah saya sudah sesuai apa belum dengan tupoksi dan kewenangan apakah saya melampaui kewenangan atau tidak, ya biarkan hukum yang berbicara," katanya. 

AYO BACA : Dugaan Pelanggaran RS Ummi, Polisi: Kemungkinan Naik Status ke Penyidikan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar