Yamaha

PSI Desak Kemenhub Tolak Usulan Anies Hapus LRT Velodrome-Manggarai, Ini Alasannya!

  Selasa, 08 Desember 2020   Aini Tartinia
Ilustrasi Light Rapid Transit (LRT), Jakarta, Rabu (29/8). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tak terlalu lama mengkaji usulan Gubernur DKI, Anies Baswedan yang mengusulkan rencana perubahan rute LRT Jakarta Velodrome-Klender.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Eneng Malianasari mengatakan, menurut kajian PT Jakarta Propertindo (Jakpro), jumlah penumpang di jalur LRT Velodrome-Manggarai dapat mencapai sekitar 136 ribu orang per hari.

AYO BACA : Cegah KLB Selama Pandemi, 20 Balita di Kelurahan Penjaringan Ikut Imunisasi

“Jika rute ini dihapus, Pemprov DKI bisa kehilangan potensi pendapatan Rp248 miliar per tahun dengan asumsi harga tiket Rp5 ribu per penumpang,” ujar Eneng dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12/2020).

Tak hanya itu, Kemenhub juga perlu ingat pada 17 November 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah menetapkan LRT Velodrome-Manggarai sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Atas dasar itulah, Kemenhub seharusnya dapat bersikap tegas menolak usulan Anies.

AYO BACA : Kenaikan Gaji DPRD DKI: Dinilai Sakiti Hati Rakyat hingga PSI Ogah Hadiri Rapat Paripurna

“Rute LRT ini sangat dibutuhkan warga Jakarta. Rencananya, rute ini diteruskan ke Dukuh Atas, sehingga terintegrasi dengan MRT, Commuter Line, LRT Jabodebek Adhi Karya, dan KA Bandara,” ucapnya.

Eneng juga mengatakan, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto selaku ketua Komiter Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) juga menyebutkan penyelesaian konstruksi proyek PSN ditargetkan paling lambat di Kuartal III Tahun 2024.

Di sisi lain, tidak ada aktivitas pembangunan proyek LRT Jakarta selama tiga tahun, terhitung dari 2018 hingga 2020. Hal ini dikarenakan DKI tidak memberikan alokasi anggaran.

“Tahun 2024 itu tak lama. Sekarang saatnya pemerintah bekerja laksanakan pembangunan LRT Velodrome-Manggarai yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo, bukan malah buang-buang waktu,” tandasnya.

AYO BACA : UPDATE BANJIR JAKARTA: 4 RT di Jakarta Selatan Sudah Surut, 23 RT di Jakarta Timur Masih Tergenang Banjir

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar