Yamaha

PK Izin Reklamasi Pulau G Ditolak, Ini Kata Wagub DKI

  Selasa, 15 Desember 2020   Fitria Rahmawati
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ariza/ Republika

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali atau PK terhadap perizinan reklamasi di Pulau G. Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria akan mentaati hukum yang berlaku.

"Provinsi DKI Jakarta, saya dan pak gubernur patuh dan taat pada ketentuan hukum yang berlaku. Jadi, kami akan patuh dan taat apapun keputusan daripada lembaga negara, lembaga hukum apapun yang berkekuatan hukum tetap," kata Ariza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/12/2020)

Putusan itu diputuskan pada 26 November 2020. Panitera Pengganti Retno Nawangsih, Hakim 1 Yodi Martono Wahyunadi, Hakim 2 Hary Djatmiko, dan Hakim 3 Supandi. PK tersebut teregistrasi dengan nomor 157 PK/FP/TUN/2020.

AYO BACA : Vaksinasi Covid-19, DKI Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Meski demikian, Ariza menuturkan, jika masih memungkinkan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan upaya hukum, yakni dengan mengajukan banding. 

"Kalau memang dimungkinkan masih ada banding, tentu kita banding, tapi kalau sudah selesai kasasi PK, ya kita harus sesuaikan. Prinsipnya kita harus patuh dan taat pada ketentuan hukum," ujarnya.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menolak permohanan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai perizinan reklamasi Pulau G. Dalam putusan itu, Anies pun diperintahkan untuk memperpanjang izin reklamasi tersebut.

"Amar putusan tolak PK," tulis putusan MA seperti dilansir dari situs resmi MA, mahkamahagung.go.id, Minggu (13/12/2020).

AYO BACA : Jelang Perayaan Nataru, Ada Produk Makanan Tak Layak Edar di Jakarta Utara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar